Jamise Syari Hadir di PVJ, Buktikan Busana Syar’i Bisa Stylish dan Kekinian

BANDUNG – Tampil syar’i bukan berarti harus meninggalkan gaya. Hal itu yang coba ditawarkan Jamise Syari, brand fashion daily muslimah asal Bandung yang kini menghadirkan pop up store di Paris Van Java (PVJ) Mall, tepatnya di Glamour Level (GL).

Mengusung konsep busana muslimah yang minimalis, nyaman, dan flowy, Jamise Syari menghadirkan berbagai koleksi yang dapat digunakan untuk beragam aktivitas, mulai dari kajian, kegiatan sehari-hari, hingga acara semi-formal.

Pemilik sekaligus CEO Jamise Syari, Ceptian Suryana, mengatakan kehadiran pop up store di PVJ menjadi langkah untuk mendekatkan produk dengan konsumen sekaligus memperkenalkan pilihan busana syar’i yang lebih modern.

“Jamise Syari melihat di Bandung juga sebenarnya masih bisa dioptimalkan sehingga hadir di PVJ. Kita juga ingin menginspirasi kepada muslimah untuk lebih bangga tampil syar’i,” ujar Ceptian.

Berdiri di Bandung sejak 2018, Jamise Syari sebelumnya lebih dikenal melalui penjualan secara online. Brand tersebut juga telah membuka pop up store di sejumlah pusat perbelanjaan, seperti Summarecon Mall Bandung, Trans Studio Mall Bandung, hingga Supermal Karawaci.

Bukan Sekadar Syar’i, Tapi Juga Nyaman

Salah satu yang menjadi perhatian Jamise Syari adalah pemilihan material. Koleksinya menggunakan bahan yang beragam dan dikembangkan dengan sentuhan teknologi, termasuk bahan Tencel yang dikenal memiliki tekstur lembut dan nyaman digunakan.

Beberapa koleksinya juga memiliki fitur anti-UV sehingga tidak hanya mengutamakan tampilan, tetapi turut memperhatikan kenyamanan saat digunakan untuk beraktivitas.

Untuk memberikan karakter pada busana, Jamise Syari tidak banyak mengandalkan motif yang ramai. Detail justru ditonjolkan melalui permainan tekstur, teknik picot hingga bordir.

“Salah satunya melalui teknik picot dan bordir yang memberikan detail tersendiri pada busana. Untuk motif, Jamise Syari cenderung menggunakan pola yang sederhana, seperti motif salur,” kata Ceptian.

Konsep tersebut membuat koleksi Jamise Syari terlihat sederhana, tetapi tetap memiliki detail yang membuat penampilan tidak monoton.

Tepis Anggapan Busana Syar’i Bikin Terlihat Tua

Ceptian mengakui, busana syar’i belum menjadi pilihan mayoritas konsumen. Salah satu tantangannya adalah masih adanya anggapan bahwa pakaian tertutup akan membuat seseorang terlihat lebih tua.

Melalui desain yang lebih modern dan menyasar anak muda, Jamise Syari ingin mengubah pandangan tersebut.

“Memang brand kita untuk anak muda, tapi banyak ibu-ibu yang ingin tampil muda. Walaupun yang pakainya ibu-ibu, tetap kelihatan lebih muda,” ujarnya.

Tak hanya untuk aktivitas sehari-hari, sejumlah koleksi juga dirancang untuk kebutuhan ibadah, termasuk digunakan saat haji dan umrah.

Koleksi yang tersedia pun cukup beragam, mulai dari abaya, dress, set kerudung, inner hingga berbagai aksesori.

Harga Mulai Rp200 Ribuan

Menariknya, konsep affordable luxury yang diusung Jamise Syari tetap dibarengi dengan harga yang relatif terjangkau. Koleksinya dibanderol mulai dari Rp200 ribuan.

“Harganya itu terjangkau dengan value sebanyak ini, karena produk Jamise Syari itu affordable luxury. Tampil syar’i tetap nyaman, stylish dan mendorong kepercayaan diri,” kata Ceptian.

Konsumen yang datang langsung ke pop up store juga bisa mendapatkan berbagai promo, mulai dari diskon hingga hadiah langsung seperti tumbler dengan pembelian tertentu.

Bagi muslimah yang ingin melihat sekaligus mencoba langsung koleksi Jamise Syari, pop up store di PVJ buka setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB.

Jamise Syari juga rutin menghadirkan koleksi dan desain baru setiap bulan, sehingga pengunjung memiliki lebih banyak pilihan untuk mengeksplorasi gaya busana muslim yang sesuai dengan karakter masing-masing.

Lebih dari sekadar fashion, Jamise Syari melihat fesyen sebagai salah satu cara untuk menyampaikan nilai-nilai Islami melalui sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dengan memadukan nilai syar’i, kenyamanan, dan desain kekinian, Jamise Syari ingin menunjukkan bahwa menutup aurat tetap bisa menjadi bagian dari gaya hidup yang modern, percaya diri, dan effortless.