• Tentang Kami
  • Iklan
  • Privacy Policy
Thursday, 15 October 2026
Advertisement
  • Login
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA
LAPOR
No Result
View All Result
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA
No Result
View All Result
Infobandungkota.com
Home Bandung Kota

Kemenkes Uji Rujukan Berbasis Kompetensi di Kota Bandung, Pasien Tak Lagi Berjenjang

febri oktapiana by febri oktapiana
24 Sep 2026
in Bandung Kota
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Kemenkes Uji Rujukan Berbasis Kompetensi di Kota Bandung, Pasien Tak Lagi Berjenjang
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG – Kementerian Kesehatan RI melakukan uji coba penerapan Rujukan Berbasis Kemampuan Pelayanan (RBKP) di Kota Bandung sebagai bagian dari reformasi sistem jaminan kesehatan nasional.

Melalui skema ini, pasien nantinya tidak lagi dirujuk secara berjenjang berdasarkan tingkatan fasilitas kesehatan, tetapi langsung disesuaikan dengan kompetensi pelayanan yang dibutuhkan berdasarkan penyakitnya.

Berita Terkait

77 Bangunan di Pasar Kiaracondong Dibongkar Mandiri, Drainase Bakal Dibersihkan

77 Bangunan di Pasar Kiaracondong Dibongkar Mandiri, Drainase Bakal Dibersihkan

14 October 2026
40 Bangli di Hasanudin-Surya Kencana Ditertibkan, Trotoar dan Drainase Dikembalikan Fungsinya

40 Bangli di Hasanudin-Surya Kencana Ditertibkan, Trotoar dan Drainase Dikembalikan Fungsinya

1 October 2026
Pasar Ciroyom Bandung Mulai Dibenahi, Pedagang Akan Dipindahkan Bertahap

Pasar Ciroyom Bandung Mulai Dibenahi, Pedagang Akan Dipindahkan Bertahap

30 September 2026
Jamise Syari Hadir di PVJ, Buktikan Busana Syar’i Bisa Stylish dan Kekinian

Jamise Syari Hadir di PVJ, Buktikan Busana Syar’i Bisa Stylish dan Kekinian

30 September 2026

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, Kota Bandung menjadi salah satu daerah yang dipilih untuk pelaksanaan piloting (percontohan) penerapan reformasi jaminan kesehatan tersebut.

“Kami kedatangan tim yang dipimpin langsung oleh Sekjen Kementerian Kesehatan untuk melakukan piloting terhadap penerapan konsep baru dalam penanganan jaminan sosial, khususnya untuk BPJS Kesehatan,” ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Kamis 24 September 2026.

Farhan menilai, masa piloting menjadi kesempatan untuk menguji kesiapan Kota Bandung dalam menerapkan sistem rujukan berbasis kompetensi.

“Karena sekarang seperti istilah tadi, bypass, maka di sinilah kita memang sedang menguji. Itu sebabnya disebut piloting. Kita menguji apakah kita mampu melaksanakan konsep ini,” katanya.

Ia menyebut, hasil asesmen sementara menunjukkan masih terdapat sejumlah celah kompetensi pelayanan kesehatan di antara jenjang dasar, madya, utama, dan paripurna. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang akan dipelajari selama pelaksanaan pilot project di Kota Bandung.

“Ada beberapa yang istilahnya pasti di tengah-tengahnya kosong. Kita dari dasar langsung ke paripurna. Nah, ini yang harus menjadi case yang menarik dan akan dipelajari dalam pilot project ini,” ujar Farhan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Kunta Wilbawa Dasa Nugraha mengatakan, uji coba reformasi jaminan kesehatan dilakukan di empat wilayah, yakni Kota Bandung, Makassar, Tulungagung, dan Muara Enim.

Menurutnya, salah satu reformasi yang diuji adalah sistem rujukan berbasis kompetensi. Dengan sistem tersebut, pasien akan diarahkan ke fasilitas kesehatan berdasarkan kompetensi pelayanan yang sesuai dengan kondisi penyakitnya.

“Kalau penyakitnya jantung dan membutuhkan operasi, berarti langsung dirujuk kepada layanan kesehatan yang mempunyai kompetensi utama atau paripurna, karena operasi bisa langsung dilakukan di sana. Kalau kondisinya belum parah, akan dirujuk ke layanan dasar atau madya,” kata Kunta.

Ia menjelaskan, skema tersebut berbeda dengan sistem rujukan yang selama ini menggunakan pendekatan berjenjang. Dalam sistem baru, rujukan tidak harus melewati seluruh tingkatan fasilitas kesehatan, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan medis pasien.

Kunta menyebutkan, Kementerian Kesehatan bersama pihak terkait juga telah melakukan pemetaan kompetensi fasilitas kesehatan di Kota Bandung. Pemetaan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pasien dapat diarahkan ke rumah sakit yang memiliki kemampuan pelayanan sesuai kebutuhan.

“Misalnya dia perlu operasi jantung. Ini nanti kita langsung melihat rumah sakit mana saja yang punya kompetensi melakukan layanan operasi jantung. Kalau di sana penuh atau tidak, nanti Puskesmas langsung merujuk ke situ,” ujarnya.

Ia mengatakan, penerapan sistem tersebut diharapkan dapat membuat layanan kesehatan lebih tepat sasaran sekaligus mengurangi konsentrasi pasien pada rumah sakit rujukan tertentu.

Menurutnya, hasil pemetaan sementara menunjukkan sebagian besar kasus yang saat ini ditangani di RSUP Hasan Sadikin masih berada pada kategori layanan dasar dan madya.

Dengan penerapan rujukan berbasis kompetensi, layanan dasar dan madya diharapkan dapat ditangani di RSUD maupun rumah sakit lain yang memiliki kompetensi pelayanan tersebut.

“Harapan kita memang itu menjadi tersebar. Kalau sekarang mungkin semuanya orang langsung ingin ke Hasan Sadikin, nanti ke depan itu harusnya mulai tersebar,” katanya.

Kunta menambahkan, penguatan rumah sakit yang memiliki layanan dasar dan madya menjadi salah satu pekerjaan rumah dalam penerapan sistem tersebut. Karena itu, kesiapan fasilitas kesehatan menjadi bagian yang turut diuji selama masa piloting.

Selain RBKP, reformasi jaminan kesehatan yang diuji juga mencakup penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) serta penyesuaian sistem tarif melalui Indonesian Diagnosis Related Groups (iDRG).

Uji coba reformasi tersebut akan berlangsung maksimal selama 12 bulan sebelum nantinya dipertimbangkan untuk diterapkan secara nasional. (ray)**

Kepala Diskominfo Kota Bandung

Henryco Arie Sapiie

Tags: BandungKemenkesKemenkes RI

Rekomendasi untuk Anda

77 Bangunan di Pasar Kiaracondong Dibongkar Mandiri, Drainase Bakal Dibersihkan
Bandung Kota

77 Bangunan di Pasar Kiaracondong Dibongkar Mandiri, Drainase Bakal Dibersihkan

14 October 2026
40 Bangli di Hasanudin-Surya Kencana Ditertibkan, Trotoar dan Drainase Dikembalikan Fungsinya
Bandung Kota

40 Bangli di Hasanudin-Surya Kencana Ditertibkan, Trotoar dan Drainase Dikembalikan Fungsinya

1 October 2026
Pasar Ciroyom Bandung Mulai Dibenahi, Pedagang Akan Dipindahkan Bertahap
Bandung Kota

Pasar Ciroyom Bandung Mulai Dibenahi, Pedagang Akan Dipindahkan Bertahap

30 September 2026
Ruas Jalan Kopo Kota Bandung Akan Bebas Kabel Udara
Bandung Kota

Ruas Jalan Kopo Kota Bandung Akan Bebas Kabel Udara

25 September 2026
Orang Tua Tak Perlu Beli Seragam di Sekolah, Disdik Bandung Tegaskan Aturannya
Bandung Kota

Orang Tua Tak Perlu Beli Seragam di Sekolah, Disdik Bandung Tegaskan Aturannya

5 September 2026
Jalan Soekarno-Hatta Bandung Bakal Dipercantik, PJU hingga JPO Ditata Mulai Oktober 2026
Bandung Kota

Jalan Soekarno-Hatta Bandung Bakal Dipercantik, PJU hingga JPO Ditata Mulai Oktober 2026

4 September 2026
Next Post
Ruas Jalan Kopo Kota Bandung Akan Bebas Kabel Udara

Ruas Jalan Kopo Kota Bandung Akan Bebas Kabel Udara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

Perkara Doni Salmanan, Si “Sultan Soreang” Naik ke Proses Penyidikan

Doni Salmanan Asetnya Dikembalikan dan Bebas dari Kewajiban Ganti Kerugian korban

15 December 2022
Mobil Seruduk Motor yang Terparkir, Begini Penjelasan Polisi

Mobil Seruduk Motor yang Terparkir, Begini Penjelasan Polisi

2 April 2022
Ini Besaran UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2021

Ini Besaran UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2021

22 November 2020
Buah Batu Mulai Steril dari Kabel dan Tiang, APJATEL Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial

Buah Batu Mulai Steril dari Kabel dan Tiang, APJATEL Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial

15 December 2025
Usai Tertibkan 57 Bangunan Liar di Jalan Ibrahim Adjie, Pasar Tumpah Kiaracondong Jadi Sasaran Berikutnya

Usai Tertibkan 57 Bangunan Liar di Jalan Ibrahim Adjie, Pasar Tumpah Kiaracondong Jadi Sasaran Berikutnya

11 August 2026
Infobandungkota.com

© PT Nusantara Data Indonesia

PT CIPTAMAYA PRAKASA INDONESIA

  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Privacy Policy
  • Media Partner

Follow Us

No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA

© PT Nusantara Data Indonesia

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In