BANDUNG — Menjelang Ramadan, kondisi ketersediaan pangan di Bandung dipastikan aman.
Hal ini disampaikan setelah pemantauan langsung ke Pasar Induk Caringin pada Minggu, (2/2/2025).
Dalam kunjungan tersebut, jajaran Pemkot Bandung bersama Forkopimda meninjau harga serta distribusi bahan pokok untuk memastikan stok tetap stabil selama bulan puasa.
“Alhamdulillah, ini hari pertama kita melakukan peninjauan ke pasar. Kami memilih Pasar Caringin karena ingin memahami jalur distribusi dari grosir besar hingga ke eceran,” ujar Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di lokasi.
Menurutnya, suplai bahan pangan ke Kota Bandung berasal dari 12 provinsi dan terpantau dalam kondisi aman.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh isu kelangkaan barang.
“Insyaallah masalah suplai akan kita pastikan tetap aman. Jangan terpancing isu kelangkaan barang. Pemerintah Kota Bandung bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, dan pengelola pasar akan memastikan pasokan tetap stabil selama Ramadan,” tegasnya.
Pantauan Harga dan Antisipasi Inflasi
Meskipun stok pangan terjaga, Pemkot Bandung masih terus memantau pergerakan harga komoditas.
Minggu depan, rencana peninjauan akan berlanjut ke Pasar Gedebage untuk melihat tren kenaikan harga bahan pokok seperti cabai, bawang, beras, telur, daging ayam, dan daging sapi.
“Dari situ, kita bisa memproyeksikan potensi inflasi hingga akhir Ramadan,” tambahnya.
Pemkot Bandung berharap langkah ini dapat menjaga stabilitas harga serta mempertahankan prestasi kota sebagai salah satu daerah dengan pengendalian inflasi terbaik di Indonesia.
“Mudah-mudahan Kota Bandung bisa mempertahankan prestasi sebagai salah satu pengendali inflasi terbaik di Indonesia,” pungkasnya.
