• Tentang Kami
  • Iklan
  • Privacy Policy
Friday, 17 July 2026
Advertisement
  • Login
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA
LAPOR
No Result
View All Result
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA
No Result
View All Result
Infobandungkota.com
Home Bandung Kota

Komunitas Barang Bekas Antik di Bandung, Sulap Kulit Jengkol Jadi Busana

Febri Oktapiana by Febri Oktapiana
21 Jan 2022
in Bandung Kota
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Komunitas Barang Bekas Antik di Bandung, Sulap Kulit Jengkol Jadi Busana
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG – Bingung punya banyak sampah elektronik di rumah dan tidak tahu harus dibuang ke mana? Rastik bisa jadi salah satu solusinya.

Barang bekas antik atau dikenal dengan Rastik merupakan salah satu komunitas pegiat lingkungan yang berlokasi di Jalan Pamitran IV No. 22 Cipadung Kulon, Bandung.

Berita Terkait

664 Bangunan Liar dan PKL Ditertibkan di Bandung, Pendekatan Humanis Tetap Dikedepankan

664 Bangunan Liar dan PKL Ditertibkan di Bandung, Pendekatan Humanis Tetap Dikedepankan

16 July 2026
Satpol PP Kota Bandung Gencarkan Patroli dan Operasi Ketertiban, Ribuan Miras Ilegal Disita

Satpol PP Kota Bandung Gencarkan Patroli dan Operasi Ketertiban, Ribuan Miras Ilegal Disita

15 July 2026
Penurunan Kabel Udara di 85 Ruas Jalan Kota Bandung Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Penurunan Kabel Udara di 85 Ruas Jalan Kota Bandung Ditargetkan Rampung Akhir 2026

14 July 2026
MPLS Dimulai, Seluruh Anak di Kota Bandung Dipastikan Kebagian Kursi Sekolah

MPLS Dimulai, Seluruh Anak di Kota Bandung Dipastikan Kebagian Kursi Sekolah

13 July 2026

Sejak 10 tahun, komunitas ini berkutat dalam pengolahan sampah anorganik. Di antaranya sampah plastik, logam, dan elektronik.

Founder dan creator Rastik, Enie Mualifah mengatakan, komunitas Rastik biasanya mengadakan kegiatan rutin setiap Sabtu dan Minggu. Mulai dari proses pengumpulan barang bekas sampai membuatnya menjadi sebuah karya bernilai ekonomi.

“Biasanya kita dapat sampah dari warga sekitar. Tapi, kalau saat kita bikin ternyata masih kurang bahan, biasanya kita cari ke tukang rongsok,” ujar Enie.

Hasil dari prakarya ini, mereka jual melalui online. Enie mengungkapkan, banyak respon positif yang ia terima dari konsumennya.

Tak hanya personal, tapi juga dari tataran pemerintah kerap memesan karya tangan Enie dan kawan-kawan Rastik.

“Banyak yang pesan Alhamdulillah. Ada dari pemerintah sekitar Bandung. Ada juga yang personal dari Kalimantan pesan karya kita,” ungkapnya.

Untuk kisaran harga, Enie menyebutkan, tergantung dari tingkat kesulitan dalam membuat pesanannya. Sebab, jika semakin rumit atau spesifik, biasanya sulit juga dalam mencari bahan baku barang bekas elektronik yang dibutuhkan.

“Kisaran harga Rp25.000 – Rp1,5 juta. Selain dari ukuran, harganya juga tergantung tingkat kesulitan bahan dan lamanya pembuatan,” ucap Enie.

“Paling mudah itu kita bisa menyelesaikan dalam waktu satu jam, seperti gelas pot, atau kerajinan yang diukir sederhana. Lalu, yang lama itu bikin lukisan, instalasi, atau wastafel. Biasanya jadi dua minggu atau 1-2 bulan,” imbuhnya.

Saat melihat beberapa karya Rastik, ada satu karya yang sangat menarik, yakni wastafel. Wastafel ini bukan terbuat dari ember, batu, atau kayu seperti yang biasa di pasaran.

Enie menceritakan, wastafel ini ia buat bersama timnya dari bahan elektronik bekas, yaitu mesin jahit manual dan monitor tabung.

“Kantor kelurahan sempat pesan wastafel ini di kami. Pembuatannya itu selama dua minggu. Waktu itu kami jual Rp1,5 juta karena memang bahannya sekarang susah dicari ya, mesin jahit manual yang pakai kaki, dan monitor tabung,” paparnya.

Bukan hanya mengolah sampah elektronik menjadi sesuatu yang antik dan unik, Rastik juga membuat busana dari bekas kulit jengkol.

Bahkan, busana ini sempat mendapatkan penghargaan dari Atalia Praratya tahun 2017, semasa Ridwan Kamil masih menjadi wali Kota Bandung.

“Waktu itu kami diundang ke acara fashion show pameran batik di Siliwangi tahun 2017. Beberapa busana yang kami buat itu dari bahan kulit jengkol dan bekas jok sofa. Alhamdulillah dapat penghargaan dari Ibu Atalia,” cerita Enie.

Enie menjelaskan, kegiatan pengolahan limbah anorganik ini juga merupakan salah satu inovasi dari Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) yang berada di bawah Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Enie sangat berharap, akan semakin banyak orang yang bisa teredukasi dari hasil karyanya bersama teman-teman di komunitas Rastik ini.

“Semoga masyarakat jadi paham ya kalau sampah itu juga masih punya nilai ekonomi kalau kita bisa mengolahnya dengan cara yang tepat,” tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda

664 Bangunan Liar dan PKL Ditertibkan di Bandung, Pendekatan Humanis Tetap Dikedepankan
Bandung Kota

664 Bangunan Liar dan PKL Ditertibkan di Bandung, Pendekatan Humanis Tetap Dikedepankan

16 July 2026
Satpol PP Kota Bandung Gencarkan Patroli dan Operasi Ketertiban, Ribuan Miras Ilegal Disita
Bandung Kota

Satpol PP Kota Bandung Gencarkan Patroli dan Operasi Ketertiban, Ribuan Miras Ilegal Disita

15 July 2026
Penurunan Kabel Udara di 85 Ruas Jalan Kota Bandung Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Bandung Kota

Penurunan Kabel Udara di 85 Ruas Jalan Kota Bandung Ditargetkan Rampung Akhir 2026

14 July 2026
MPLS Dimulai, Seluruh Anak di Kota Bandung Dipastikan Kebagian Kursi Sekolah
Bandung Kota

MPLS Dimulai, Seluruh Anak di Kota Bandung Dipastikan Kebagian Kursi Sekolah

13 July 2026
26 Delegasi Negara Hadiri Peringatan Konferensi Asia Afrika 2026 di Bandung
Bandung Kota

26 Delegasi Negara Hadiri Peringatan Konferensi Asia Afrika 2026 di Bandung

12 July 2026
Asia Africa Festival 2026 Resmi Dibuka, Gaungkan Semangat Kolaborasi Global dan Keberlanjutan
Bandung Kota

Asia Africa Festival 2026 Resmi Dibuka, Gaungkan Semangat Kolaborasi Global dan Keberlanjutan

11 July 2026
Next Post
Libur Telah Tiba, Kebun Binatang Bandung Patok Target 6.000 Pengunjung

Bonbin Bandung Diminta Tetap Terjaga dan Tidak Lepas ke Tangan Orang Lain

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

Perkara Doni Salmanan, Si “Sultan Soreang” Naik ke Proses Penyidikan

Doni Salmanan Asetnya Dikembalikan dan Bebas dari Kewajiban Ganti Kerugian korban

15 December 2022
Mobil Seruduk Motor yang Terparkir, Begini Penjelasan Polisi

Mobil Seruduk Motor yang Terparkir, Begini Penjelasan Polisi

2 April 2022
Ini Besaran UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2021

Ini Besaran UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2021

22 November 2020
Buah Batu Mulai Steril dari Kabel dan Tiang, APJATEL Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial

Buah Batu Mulai Steril dari Kabel dan Tiang, APJATEL Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial

15 December 2025
Prakiraan Cuaca Bandung Raya Hari Ini, Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Seorang Wanita Melakukan Percobaan Bunuh Diri di Flyover Pasupati, Begini Ceritanya

30 September 2021
Infobandungkota.com

© PT Nusantara Data Indonesia

PT CIPTAMAYA PRAKASA INDONESIA

  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Privacy Policy
  • Media Partner

Follow Us

No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA

© PT Nusantara Data Indonesia

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In