BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus gencar merampungkan proses pelelangn Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Adapun nilai lelang pengelolaan Stadion GBLA sendiri ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Hal ini diungkapkan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat ditemui wartawan di Balai Kota Bandung, Selasa (17/5/2022).
Namun Yana memastikan, nilai pengelolaan Stadion GBLA tak sampai mencapai angka puluhan hingga ratusan miliar.
“Saya belum hapal detailnya. Tapi memang enggak sampai segitu yah (puluhan hingga miliaran rupiah untuk pengelolaan GBLA),” ujar Yana, Selasa (17/5/2022).
“Rasanya enggak, enggak nyampe. Kalau puluhan sampe ratusan (miliar) mah berat juga yah,” ujarnya.
Sementara resmi pengelolaan Stadion GBLA harus dihitung terlebih dahulu secara appriasial oleh konsultan independen yang ditunjuk Pemkot Bandung.
Sesuai regulasi kontrak, pihak ketiga nantinya harus membayar kontribusi tetap dan tidak tetapnya setiap tahun hingga 30 tahun mendatang.
Adapun kontribusi tetap dibayar di muka. Sedangkan kontribusi tidak tetap, harus dibayar pihak ketiga pada setiap akhir tahun pengelolaan.
“Ini kan KSP (kerjasama pengelolaan), jadi kontribusi tetap bayar di muka, terus tidak tetapnya nanti akhir tahun. Kontribusi tidak tetap itu kan keuntungan di pengelolaan, kurang lebih kayak sewanya lah, dan flat selama 30 tahun,” jelasnya.
















