Mendadak Banyak Ramalan soal Eril, MUI Jabar: Jangan Percaya

BANDUNG – Di media sosial mendadak marak yang meramal anak laki-laki Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz (Eril) yang hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss sejak Kamis, (26/5/2022) lalu.

Mengenai hal itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat mengimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya terkait adanya ramalan tersebut.

Sekertaris MUI Jabar, Rafani Achyar menegaskan bahwa tukang ramal atau biasa disebut ‘dukun’ sesuai dengan fatwa MUI masuk kedalam kategori haram.

“Ramalan dukun dan tukang Peramal itu sudah difatwakan oleh MUI itu haram. apalagi dalam keadaan pak Gubernur (Ridwan Kamil) dengan keluarga sedang berduka, tiba-tiba ada pernyataan-pernyataan yang macam-macam dari dukun,” cetusnya pada Sabtu (4/6/2022).

Sehingga dengan adanya ramalan tersebut, Rafani juga telah mengingatkan kepada Pihak keluarga Ridwan Kamil untuk mengabaikannya.

“Jadi kalau kalau misalnya hal itu (ramalan) ditanggapi sebagai sesuatu kan nambah rumit nantinya,” ungkapnya.

Untuk itu, MUI Jabar mengimbau kepadanya seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi dan menahan diri dan tidak menyebarluaskan pernyataan dari dukun atau peramal.

“Jadi kita harus empati dengan Pak Gubernur dan keluarga, ini sedang kena musibah dari Allah SWT. Jadi jangan dicampur adukan dengan keyakinan-keyakinan yang dasarnya itu adalah musyrik dan menjerumuskan kepada kaum kemusyrikan,” tandasnya.