BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta aparat bersikap netral dalam mengawal dan turut menyukseskan Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) serentak 2020 dengan jujur, adil dan bermartabat.
Hal itu disampaikan Ridwan Kamil saat apel konsolidasi di Polda Jawa Barat, Selasa (24/11/2020) pagi WIB.
Ridwan Kamil tak ingin ada aparat, TNI-Polri di Jawa Barat yang memihak salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati.
“Jaga netralitas di 7 wilayah Polda Jawa Barat dan Konda 3 Siliwangi. Saya tidak mau mendengar ada aparan TNI-Polri yang melakukan politik pemihakan atau politik praktis kepada 7 daerah itu karena melanggar sumpah prajurit dan juga melanggar netralitas aparat TNI-Polri juga ASN,” ujar Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil berharap Provinsi Jawa Barat tidak menambah catatan buruk di Badan Pengawas Pemili (Bawaslu).
Gubernur juga meminta agar seluruh tokoh politik untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Hal itu guna mencegah penularan Covid-19 di Jawa Barat.
“Saya titipkan tolong lakukan persuasif kepada tokoh-tokoh masyarakat kepada pasangan pasangan yang akan Pilkada tokoh-tokoh partai politik untuk semua menaati protokol dalam kondisi yang tidak mudah ini jangan sampai terjadi yang dihawatirkan penyelenggaraan Pilkada ternyata meningkatkan yang namanya kasus covid-19,” pintanya.
Pria yang akrab disapa Kang Emil itu juga meminta agar Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jabar untuk menyiapkan skenario terkait pencegahan kerumunan saat penyelenggaran pemilu,
Sebab, Gubernur tak ingin penyelenggaraan Pikada tahun ini menaikan kasus Covid-19 di Jawa Barat.
“Saya titip kepada KPU pastikan skenario pencoblosan itu harus betul-betul baik di waktu yang tepat kemudian juga menghindari potensi kerumunan kerumunan jangan sampai terdengar Pilkada di Jawa Barat malah menghasilkan kenaikan kasus (Covid-19),” tegas Kang Emil.
“Oleh karena itu saya titip pada para panitia TPS pencoblosan di bawah bimbingan KPU dan Bawaslu memastikan kita harus juara dalam penyelenggaraan protokol kesehatan di saat Pilkada,” jelasnya.
















