BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan meningkatkan relaksasi atau kelonggaran terhadap kegiatan ekonomi 25 persen menjadi 50 persen, selama PPKM Level 3.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menegaskan, keputusan ini akan diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) terbaru.
“Dalam waktu dekat, kita akan terbitkan perwal baru sebagai turunan dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 10 tahun 2022. Relaksasi ini bukan berarti kita sudah bisa bebas pergi ke manapun. Tetap ada pembatasan 50 persen,” ungkap Kang Yana, Rabu (16/2/2022).
Selain itu, pengawasan protokol kesehatan pada pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) juga akan tetap dilakukan.
Kendati sudah ditemukan 47 kasus siswa positif Covid-19 di lingkungan sekolah, tetapi PTMT di Kota Bandung tetap akan berjalan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri.
“Sejauh ini kasus positifnya ada 1,77 persen. Jadi PTMT masih bisa berjalan. Namun, kita juga memberikan ruang untuk orang tua memilih pembelajaran jarak jauh (PJJ) jika memang keberatan kalau anaknya PTMT,” bebernya.
Namun perlu ditegaskan, kelonggaran ini perlu dibarengi dengan memaksimalkan proses vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan (prokes).
“Sesuai dengan arahan presiden Indonesia, kita akan mengutamakan dua hal ini, yaitu peningkatan vaksinasi dan disiplin prokes. Rencananya kami juga akan berkeliling Kota Bandung untuk membagikan masker dan mengingatkan masyarakat tentang disiplin prokes minimal pakai masker,” ujar Yana.
Sementara itu, Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bandung, Asep Gufron membeberkan bahwa sampai 15 Februari 2022, jumlah vaksinasi di Kota Bandung semakin meningkat.
“Vaksinasi terus ada penambahan. Untuk dosis 1, kita sudah mencapai 111,98 persen. Lalu dosis 2 sudah 98,28 persen. Sedangkan dosis 3 mencapai 9,63 persen,” beber Asep.
Selain itu, Pemkot Bandung pun telah menjalankan beberapa kebijakan, termasuk penerapan ganjil genap di lima gerbang tol Kota Bandung dan penutupan jalan di akhir pekan.
“Hasilnya, ada 2.572 kendaraan yang diputarbalikkan di lima gerbang tol saat penerapan ini berlangsung,” katanya.
















