BANDUNG – Setelah diwartakan minim pendaftar, kini SDN 206 Putraco Indah Kota Bandung sudah mulai didatangi para calom siswa yang ingin mendaftar sekolah.
Sebelumnya, SDN 206 Putraco Indah menjadi salah satu sekolah yang minim pendaftar pada jalur penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kota Bandung tahun ajaran 2022/2023, yakni hanya ada 3 orang.
Dari tiga orang itu, dua diantaranya daftar melalui jalur zonasi dan 1 siswa melalui jalur afirmasi, dari total kuota 56 siswa yang diterima.
“Alhamduillah, pada PPDB tahun pelajaran 2022/2023 per kemarin (12 Juli 2022) sudah mengantongi sejumlah 20 orang untuk siswa kelas satu dan 5 orang ada pindahan atau afirmasi,” ujarKepala Sekolah SDN 206 Putraco Indah saat ditemui pada Rabu, (13/7/2022).
“Jadi betul, memang di Online ini baru 3 (pendaftar). Tapi, sekarang alhamdulillah setelah masa daftar ulang terus berdatangan offline, dan saya prediksi di SDN ini terus bertambah karena masa proses daftar ulang masih berjalan sampai Senin, 18 Juli 2022 mendatang,” lanjutnya.
Hingga kemarin Selasa (12/7/2022) sore, sebanyak 20 calon siswa kelas 1 sudah daftar ke SDN 206 Putraco Indah.
Selain itu, ada juga 5 siswa pindahan atau afirmasi, terbagi ke tingkat kelas 2 hingga kelas 6.
“Kuota dengan bangunan yang ada bisa 2 rombongan belajar (rombel). Ada ruang yang sekarang kita perpustakaan tadinya mau dibuat ruang kelas, tapi tetap disesuaikan dengan pendaftar. Sekarang mungkin untuk 1 rombel dulu,” ujarnya.
Di siai lain, Kepsek juga mengakui bahwa memang mulai dari tahun 2003 hingga 2018 sekolah itu menjadi salah satu sekolah inklusif.
“Sekarang padahal sudah sama dilihat dari ABK nya ini setiap kelas paling ada 3-5 orang. Jadi, kalau ada yang mengatakan bahwa SD ini sekolah khusus ABK itu seperti sekarang tidak tepat yah karena sekarang ini sudah 60 persen siswanya reguler, dan 40 persen ABK,” ujarnya.
“Karena, semua sekolah wajib dan kami di sini menerima tapi dengan batasan. Karena ada tim assesmnet ini ada lulusan PLB mereka dilihat ada berat sedang dan ringan. Sekarang Putraco menerima ABK dengan inklusi yang ringan, dan setiap sekolah harus menerima ini (ABK) wajib untuk dilayani,” imbuhnya.
Sekadar informasi, bahwa terdapat 24 siswa kelas 6 sudah berhasil lulus di SDN 206 Putraco Indah di tahun ajaran lalu, sebanyak 100 persen berhasil masuk ke SMP Negeri.
“Jadi jangan takut ke orang tua siswa apabila mau menyekolahkan di sini, jangan ada istilah Sien Kabawakeun ku anak ABK. Ini sangat salah, padahal ini sekolah unik antara kolaborasi ABK dengan reguler ini sangat unik,” pungkasnya.
Write by Nadia Ayu (Int) | Editor: Novi
















