BANDUNG – Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengaku bahwa anggaran untuk kadeudeuh belum ada bagi para atlet asal Kota Bandung yang berjuang di PON XX Papua 2021.
Diketahui, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada 2021 telah rampung. Kontingen Jawa Barat (Jabar) pun berhasil menjadi juara.
Jabar berhasil menyabet 133 medali emas, 105 medali perak, dan 115 perunggu dari total keseluruhan 353 medali. Adapun atlet kontingen Jabar hampir 30 persen atletnya berasal dari Kota Bandung.
Awalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) akan memberikan bonus atau uang kadeudeuh untuk atlet yang berhasil membawa medali.
“Kadeudeuh untuk atlet, belum ada anggaran nanti kita lihat perkembangan,” ujar Oded, di Balai Kota Bandung, Senin (18/10/2021).
Terlebih, bulan ini memasuki akhir perhitungan penyerapan anggaran tahun 2021. “Anggaran di akhir sekarang, akan dibicarakan. Karena di anggaran 2021 tidak teranggarkan,” paparnya.
Semenatara itu menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menambahkan, pihaknya berharap mereka akan mendapatkan dari Provinsi. “Itu kan PON bukan Porda, kalau PON mudah-mudahan ada dari Provinsi,” katanya.
Kendati begitu, pihaknya memberikan pelayanan optimal bagi para atlet saat tiba kembali di Kota Bandung,” Atlet sudah disiapkan hotel supaya lebih representative kita berikan yang terbaik, begitu juga dari sisi lokasi selama masa karaktina,” bebernya.
Disampaikannya, hal itu dilakukan sebagai support dengan memberikan faslitas yang layak. “Masa karantina sekitar 5 hari, semoga semua lancar,” tandasnya.
Seperti diketahui, Kota Bandung mengirimkan 214 atlet untuk kontingen Jawa Barat yang berlaga di PON Papua ke XX yang akan digelar pada tanggal 2-15 Oktober 2021 lalu
Total ada 1.115 orang yang tergabung pada kontingen Jawa Barat dan 306 orang di antaranya berasal dari Kota Bandung. Mereka terdiri dari 214 atlet, 75 pelatih, 1 orang mekanik dan 16 orang manager.
