BANDUNG — Peran PKK dan Posyandu menjadi salah satu kunci dalam membangun ketahanan keluarga di Kota Bandung.
Dengan fokus pada kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan kesejahteraan keluarga, kepengurusan baru TP PKK Kota Bandung resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2025-2030 di Pendopo Kota Bandung pada Selasa, (18/3/2025).
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan bahwa kader PKK memiliki tugas mulia dalam memberdayakan keluarga dan generasi mendatang.
“Beberapa program penting yang harus diperhatikan, di antaranya pemberantasan stunting, pengelolaan sampah berbasis keluarga, serta penguatan ketahanan pangan dan gaya hidup sehat,” ujarnya.
Selain itu, peran ayah juga dinilai penting dalam program PKK.
“PKK memiliki peran yang sangat penting dalam membangun ketahanan keluarga, dengan fokus pada kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Kita juga perlu melibatkan ayah, bukan hanya ibu dan anak, dalam program-program ini,” tambahnya.
Pemberdayaan ekonomi perempuan juga menjadi perhatian utama. Dengan ekonomi yang mandiri, perempuan dapat lebih berperan dalam mengelola perekonomian keluarga dan komunitas.
Pendidikan karakter pun menjadi aspek yang harus dimulai dari keluarga, karena orang tua yang memiliki karakter baik akan membentuk anak-anak yang bertanggung jawab.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti, menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan agar program PKK lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya yakin dengan pengabdian yang tulus, kita dapat memperkuat 10 program pokok PKK yang telah terbukti memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap, kepengurusan yang baru dapat semakin menguatkan semangat gotong royong dalam membangun keluarga yang lebih berdaya dan sejahtera.
Pada acara tersebut, selain pelantikan pengurus TP PKK, juga dilakukan pengukuhan pengurus TP Posyandu dan Ketua Dekranasda Kota Bandung.
Ketua TP PKK Kota Bandung yang baru, Aryatri Farhan, menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya yang telah menjalankan program dengan baik.
Menurutnya, PKK dan Posyandu adalah dua pilar utama dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.
“PKK memiliki peran yang sangat penting dalam membangun keluarga yang sejahtera. Oleh karena itu, kita harus terus mengedepankan kemitraan, keswadayaan, dan gotong royong dalam melaksanakan program-program pemerintah dan daerah,” ujar Teh Aya, sapaan akrabnya.
