Sekolah di Bandung Belum Diizinkan Masuk Sekolah Tatap Muka

Ilustrasi Sekolah. (Sumber: sman16bdg.sch.id)

BANDUNG – Kepala Seksi Kurikulm PSMP Dinas Pendidikan (Disdik) Bandung, Bambang Ariyanto, mangatakan bahwa sekolah di Bandung belum diizinka masuk sekolah meski berada dalam zona hijau.

Tujuannya guna mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Bandung yang masih berada di zona oranye.

Hal itu berlaku bagi seluruh sekolah di Kota Bandung, mulai dari tingkat pendidikan usia dini (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).

“Di Bandung belum ada yang diizinkan (tatap muka). Meskipun sekolahnya ada di kecamatan zona hijau, tapi bisa saja guru dan muridnya datang dari zona merah,” ungkapnya ketika ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa (4/8/2020).

Lebih lanjut Bambang mengatakan bahwa kini seluruh jenjang sekolah di Bandung akan melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) periode 2.

“Yang tidak punya perangkat PJJ akan ada pembelajaran luring (luar jaringan). Sekolah memproduksi modul atau lembar kegiatan untuk siswa yang akan dikirim ke rumah,” ujar Bambang.

Namun, Bambang mengaku pihaknya masih harus menyiapkan skenario pembelajaran tatap muka bila situasi telah meungkinkan.

“Indikator kesiapan sudah kami buat daftarnya yang harus diperiksa seperti sarana dan prasarana, pengaturan jadwal, kesediaan alat-alat kebersihan, dan sebagainya,” ucap Bambang.

“Pembukaan sekolah akan dilakukan bila Kota Bandung sudah (berada di zona) hijau,” bebernya.

BACA JUGA:
Wali Kota Bandung Minta Masyarakat Tertib Pakai Masker
Bantuan Sosial Covid-19 Sebaiknya Dipakai untuk Kebutuhan Primer
Pemkot Bandung Angkat Bicara soal Tempat Hiburan untuk Kembali Beroperasi