BANDUNG — Bandung makin mantap jadi panutan dalam penerapan konsep Smart City.
Tak cuma diakui secara nasional, kota ini juga sudah mengantongi sejumlah penghargaan internasional berkat transformasi digitalnya yang konsisten dan berdampak nyata bagi pelayanan publik.
“Konsep smart city di Kota Bandung mencakup transformasi di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, sosial, hingga pemerintahan digital,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Yayan A. Brillyana, saat hadir dalam Talkshow Bersama PRFM dan Sonata, di Studio Radio Sonata, Jumat, (2/5/2025).
Yayan menyebutkan, keberhasilan Bandung tak lepas dari kesiapan infrastruktur digital dan kualitas jaringan internet yang sudah cukup baik.
Meski begitu, ia mengakui masih ada beberapa wilayah yang mengalami blank spot alias minim akses internet.
“Keunggulan Kota Bandung tak lepas dari kualitas jaringan internet dan infrastruktur digital yang mendukung. Namun, pemerintah kota menyadari bahwa jika tidak diimbangi dengan kebijakan dan layanan yang baik, maka potensi ini bisa tertinggal. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama,” jelasnya.
Setiap tahunnya, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kota Bandung terus dinilai oleh Kementerian PANRB dan Kementerian Kominfo.
Hasilnya, Bandung selalu mendapat nilai tinggi dan jadi salah satu kota terbaik di bidang digitalisasi pemerintahan.
“Kita selalu berupaya berbagi informasi dan edukasi ke masyarakat agar literasi digital semakin meningkat,” ungkap Yayan.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) seiring dengan kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).
“Kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan SDM dan literasi masyarakat,” imbuhnya.
Saat ini, Bandung bahkan dijadikan rujukan oleh lebih dari 200 kota lain di Indonesia yang ingin mengadopsi konsep smart city.
“Untuk mempertahankan predikat ini, seluruh elemen harus terus bersinergi. Mulai dari kesiapan infrastruktur jaringan, server, hingga pemanfaatan teknologi oleh masyarakat secara bijak,” tutupnya.
