• Tentang Kami
  • Iklan
  • Privacy Policy
Sunday, 29 March 2026
Advertisement
  • Login
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA
LAPOR
No Result
View All Result
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA
No Result
View All Result
Infobandungkota.com
Home Bandung Kota

Anak Harimau Bandung Zoo Mati karena Virus, Satu Lainnya Mulai Pulih

Asep Sonny Sonjaya by Asep Sonny Sonjaya
25 Mar 2026
in Bandung Kota
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Anak Harimau Bandung Zoo Mati karena Virus, Satu Lainnya Mulai Pulih
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG — Kondisi satwa di Kebun Binatang Bandung kembali menjadi sorotan setelah seekor anak harimau Benggala dilaporkan mati akibat infeksi virus. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan kejadian tersebut bukan disebabkan kelalaian, melainkan faktor medis yang berasal dari induknya.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, anak harimau bernama Hara mati pada usia 8 bulan pada Selasa, 24 Maret 2026. Sementara itu, satu anak harimau lainnya yang merupakan kembarannya kini dalam kondisi berangsur membaik.

Berita Terkait

Libur Lebaran Diserbu Wisatawan, Kunjungan ke Bandung Tembus 700 Ribu Orang

Libur Lebaran Diserbu Wisatawan, Kunjungan ke Bandung Tembus 700 Ribu Orang

28 March 2026
Sampah Ilegal di Dago Disorot, TPS Liar Segera Ditutup

Sampah Naik 20 Persen Saat Lebaran, TPS Ilegal di Bandung Jadi Sorotan

27 March 2026
Dua Bayi Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Akibat Virus Ganas

Dua Bayi Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Akibat Virus Ganas

26 March 2026
Libur Lebaran 2026, Karang Setra Waterland Bandung Dipadati Wisatawan

Libur Lebaran 2026, Karang Setra Waterland Bandung Dipadati Wisatawan

26 March 2026

“Bukan karena tidak terawat, tapi karena virus yang dibawa induknya. Ini memang virus khas pada keluarga kucing besar,” ungkap Farhan di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu, 25 Maret 2026.

Farhan mengungkapkan, induk harimau diketahui sebagai carrier atau pembawa virus yang kemudian menular kepada anak-anaknya sejak lahir. Virus tersebut adalah Feline Panleukopenia, yang umum menyerang keluarga kucing besar seperti harimau.

Penyakit ini menyebabkan penurunan drastis sel darah putih sehingga membuat kondisi tubuh hewan menjadi sangat lemah. Dari dua anak harimau yang terinfeksi, satu tidak berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya masih menjalani perawatan intensif.

Sebagai langkah penanganan, kedua anak harimau telah dipisahkan dari induknya sejak awal. Sementara induk harimau dalam kondisi sehat karena telah memiliki daya tahan terhadap virus tersebut.

Pemkot Bandung bersama tim dokter hewan terus melakukan pemantauan ketat terhadap anak harimau yang masih bertahan. Berdasarkan laporan terbaru, kondisinya menunjukkan perkembangan positif.

“Diare sudah tidak ada, muntah juga berhenti, dan kondisinya lebih aktif dibandingkan hari sebelumnya. Makan juga sudah mulai masuk,” jelasnya.

Penanganan medis dilakukan secara intensif oleh lima dokter hewan. Terapi yang diberikan meliputi antibiotik, anti-muntah, cairan rehidrasi, suplemen imun, hingga antivirus untuk membantu pemulihan.

Farhan menyebut, anak harimau tersebut telah melewati fase kritis selama 72 jam, yang menjadi indikator penting dalam proses penyembuhan.

“Biasanya kalau sudah lewat fase kritis ini, peluang untuk terus membaik semakin besar. Tapi tetap harus dipantau secara intensif,” katanya.

Ia memastikan, seluruh proses penanganan dilakukan secara maksimal sejak awal, sehingga tidak ada unsur penelantaran dalam kasus ini.

Ke depan, Pemkot Bandung akan melakukan evaluasi menyeluruh dalam pengelolaan satwa, khususnya terkait pengawasan penyakit menular.

“Ini jadi pelajaran penting. Virus ini memang salah satu yang paling perlu diwaspadai di kebun binatang yang memiliki koleksi kucing besar,” ujarnya.

Farhan juga menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Saya sangat prihatin dan sedih, tapi ini menjadi perhatian serius agar ke depan bisa kita antisipasi dengan lebih baik,” pungkasnya.

Tags: BandungBandung ZooHarimauKota Bandung

Rekomendasi untuk Anda

Libur Lebaran Diserbu Wisatawan, Kunjungan ke Bandung Tembus 700 Ribu Orang
Bandung Kota

Libur Lebaran Diserbu Wisatawan, Kunjungan ke Bandung Tembus 700 Ribu Orang

28 March 2026
Sampah Ilegal di Dago Disorot, TPS Liar Segera Ditutup
Bandung Kota

Sampah Naik 20 Persen Saat Lebaran, TPS Ilegal di Bandung Jadi Sorotan

27 March 2026
Dua Bayi Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Akibat Virus Ganas
Bandung Kota

Dua Bayi Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Akibat Virus Ganas

26 March 2026
Libur Lebaran 2026, Karang Setra Waterland Bandung Dipadati Wisatawan
Bandung Kota

Libur Lebaran 2026, Karang Setra Waterland Bandung Dipadati Wisatawan

26 March 2026
Efisiensi BBM, ASN di Kota Bandung Bakal WFH Setiap Jumat dalam Seminggu
Bandung Kota

Efisiensi BBM, ASN di Kota Bandung Bakal WFH Setiap Jumat dalam Seminggu

26 March 2026
Pengangkutan Sampah ke Sarimukti Kembali Jalan, Kondisi Bandung Berangsur Normal
Bandung Kota

Pengangkutan Sampah ke Sarimukti Kembali Jalan, Kondisi Bandung Berangsur Normal

23 March 2026
Next Post
Efisiensi BBM, ASN di Kota Bandung Bakal WFH Setiap Jumat dalam Seminggu

Efisiensi BBM, ASN di Kota Bandung Bakal WFH Setiap Jumat dalam Seminggu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

Perkara Doni Salmanan, Si “Sultan Soreang” Naik ke Proses Penyidikan

Doni Salmanan Asetnya Dikembalikan dan Bebas dari Kewajiban Ganti Kerugian korban

15 December 2022
Mobil Seruduk Motor yang Terparkir, Begini Penjelasan Polisi

Mobil Seruduk Motor yang Terparkir, Begini Penjelasan Polisi

2 April 2022
Ini Besaran UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2021

Ini Besaran UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2021

22 November 2020
Buah Batu Mulai Steril dari Kabel dan Tiang, APJATEL Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial

Buah Batu Mulai Steril dari Kabel dan Tiang, APJATEL Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial

15 December 2025
Prakiraan Cuaca Bandung Raya Hari Ini, Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Seorang Wanita Melakukan Percobaan Bunuh Diri di Flyover Pasupati, Begini Ceritanya

30 September 2021
Infobandungkota.com

© PT Nusantara Data Indonesia

PT CIPTAMAYA PRAKASA INDONESIA

  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Privacy Policy
  • Media Partner

Follow Us

No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA

© PT Nusantara Data Indonesia

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In