BANDUNG — Kesuksesan Persib Bandung meraih gelar juara tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Bobotoh, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Bandung. Mulai dari sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, hingga hiburan turut merasakan peningkatan aktivitas seiring tingginya antusiasme masyarakat terhadap tim kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menanggapi prospek Persib menghadapi kompetisi musim depan.
Farhan menilai manajemen Persib saat ini memiliki pengalaman dan kematangan dalam menghadapi berbagai dinamika kompetisi, termasuk pergantian pelatih dan penyusunan skuad.
“Manajemen Persib sudah mengalami banyak turun naik. Sekarang yang dibutuhkan itu konsistensi. Bagaimana Igor Tolic bisa meneruskan legasi dari Bojan Hodak,” kata Farhan.
Menurutnya, persaingan Liga Indonesia musim depan diprediksi akan semakin ketat. Sejumlah klub besar disebut mulai mempersiapkan diri secara serius demi mengejar prestasi.
Ia mencontohkan Persebaya Surabaya yang disebut mendapat dorongan besar untuk meraih prestasi bertepatan dengan peringatan 100 tahun Kota Surabaya. Sementara Persija Jakarta juga diperkirakan akan tampil maksimal menjelang perayaan 500 tahun Jakarta.
“Musim depan pasti menarik. Belanja pemain dari klub-klub besar akan sangat serius,” ujarnya.
Farhan berharap mayoritas pemain Persib tetap dipertahankan agar kekompakan tim yang telah terbentuk selama musim ini tidak hilang. Menurutnya, chemistry antarpemain menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan prestasi.
Selain kemampuan teknis pemain di lapangan, Farhan menilai aspek pemasaran juga menjadi pertimbangan penting dalam membangun tim. Ia mencontohkan dampak besar yang pernah diberikan mantan pemain dunia Michael Essien saat bergabung dengan Persib.
“Persib pasti mempertimbangkan pemain yang bukan cuma jago di lapangan tapi juga punya pengaruh besar di luar lapangan. Faktor keterlibatan masyarakat penting, dan suara bobotoh pasti didengar,” ucapnya.
Lebih jauh, Farhan mengungkapkan keberhasilan Persib juga memberikan efek ekonomi yang signifikan bagi Kota Bandung.
Tingginya penjualan tiket pertandingan hingga meningkatnya aktivitas wisata dan hiburan menjadi bukti nyata dampak positif tersebut.
“Ketika Persib menang tiket online laku. Pajak hiburan juga tinggi. Sekarang pajak hiburan ada di peringkat ketiga setelah pajak makanan dan pajak hotel,” ungkapnya.
Karena itu, ia berharap Persib mampu terus berprestasi dan kembali bersaing di papan atas musim depan. Menurutnya, keberhasilan Persib tidak hanya berdampak pada dunia olahraga, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
“Banyak sekali yang diuntungkan ketika Persib meraih gelar juara, ekonomi masyarakat meningkat, pariwisata di Kota Bandung juga ikut meningkat,” tuturnya.
