BANDUNG — Angin puting beliung melanda dua kelurahan di wilayah timur Kota Bandung, yakni Kelurahan Pasanggrahan dan Pasirjati, pada Selasa (4/11/2025) sore. Peristiwa ini menyebabkan puluhan rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandung, Amires Pahala, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pendataan di lapangan. Hingga Rabu pagi, tidak ada laporan korban luka akibat kejadian tersebut.
“2 kelurahan, pasirjati sama pasanggrahan. Korban luka saat ini belum ada. Kita standby di kantor. Pagi ini kita apel siaga dulu bersama Polda,” ujar Amires, Rabu (5/11/2025).
Berdasarkan data sementara BPBD Kota Bandung, di Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, terdapat 32 kepala keluarga terdampak, terdiri dari 31 rumah dan 1 tempat usaha. Dari jumlah itu, 1 tempat usaha rusak, 7 rumah mengalami kerusakan sedang, 14 rumah rusak ringan, dan 10 rumah mengalami kerusakan berat.
Sementara itu, di Kelurahan Pasirjati, tercatat 43 titik terdampak yang meliputi 41 rumah dan 2 fasilitas umum. Fasilitas umum yang rusak antara lain papan reklame ambruk di Babakan Gaya Kaler Astor, serta kanopi di lapang Babakan Gaya Kaler yang juga roboh. Dari 41 rumah warga, 39 rusak ringan, 1 rusak sedang, dan 1 rusak berat.
Video amatir yang diunggah akun TikTok cece_ena memperlihatkan detik-detik angin puting beliung menyapu kawasan sekitar Pasar Ujungberung.
Dalam rekaman berdurasi pendek itu, terlihat angin kencang memporak-porandakan atap rumah dan bangunan warga. Video tersebut diunggah pada Selasa (4/11/2025) pukul 17.42 WIB.
BPBD Kota Bandung mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
