BANDUNG — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memberikan apresiasi atas keberadaan Rumah Kami (Kanker Anak Mutiara Indonesia), rumah singgah bagi anak-anak penderita kanker yang berlokasi di Jalan Parakan Elok, Batununggal.
Menurut Farhan, inisiatif warga membangun rumah singgah merupakan bentuk nyata solidaritas yang sangat berharga bagi Kota Bandung.
“Rumah singgah seperti ini adalah salah satu bentuk inisiatif warga yang harus sangat diapresiasi. Pemerintah Kota Bandung secara struktural, birokrasi, maupun anggaran tidak mudah membangun rumah singgah seperti ini. Karena itu, keberadaan Rumah Kami menjadi bagian penting dari ekosistem penanganan anak-anak penderita kanker,” ujarnya saat berkunjung, Sabtu (16/8/2025).
Selain menjadi tempat tinggal sementara selama masa pengobatan, Rumah Kami juga menyediakan ruang belajar bagi anak-anak yang tidak bisa bersekolah secara normal karena kondisi kesehatan.
“Di momen hari kemerdekaan ini kita diingatkan bahwa dengan jiwa-jiwa merdeka, maka solidaritas untuk sesama anak bangsa bisa terbangun. Dan solidaritas inilah yang menjadi semangat utama Rumah Kami,” tambahnya.
Rumah singgah ini baru beroperasi sejak Februari 2025, digagas dari pengalaman pribadi pemiliknya yang pernah mendampingi anak dan keluarga berjuang melawan kanker.
Fasilitas yang diberikan mencakup tempat tinggal, makan, transportasi antar-jemput ke rumah sakit, hingga dukungan logistik harian. Anak-anak yang ditampung berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Sukabumi, Cianjur, Cirebon, Majalengka, hingga Ciamis.
Dengan hadirnya Rumah Kami, Pemkot Bandung berharap ekosistem solidaritas di masyarakat semakin kuat, khususnya dalam mendukung anak-anak penderita kanker dan keluarganya agar tetap semangat dalam menjalani pengobatan.
