BANDUNG — Meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar menjadi fokus utama dalam program Siaran Keliling (Sarling) yang kembali digelar di SMKN 4 Bandung.
Menggunakan Outside Broadcast Van (OB Van), program ini menghadirkan siaran langsung untuk membangun kesadaran akan pentingnya penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi dengan Bandung Digital Culture Academy: Road to Connecticity, sebuah inisiatif yang bertujuan membekali siswa dengan keterampilan digital, membangun personal branding, serta menyiapkan mereka menjadi bagian dari ekosistem digital yang produktif dan inovatif.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan A. Brillyana, menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam menciptakan masyarakat digital yang cerdas.
“Kami di Diskominfo memiliki dua tugas utama. Pertama, menyebarkan informasi-informasi baik mengenai Kota Bandung. Kedua, memastikan teknologi dan informasi berkembang serta dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa kemajuan teknologi membawa kemudahan sekaligus tantangan yang perlu diantisipasi.
“Teknologi membawa banyak kemudahan, tetapi juga tantangan. Oleh karena itu, literasi digital menjadi hal yang sangat penting agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu mengelola informasi dengan bijak,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Istri Wali Kota Bandung, Aryatri, turut mengingatkan pentingnya berinternet dengan etika yang baik.
“Apa pun yang kita lakukan di dunia maya akan berdampak pada dunia nyata. Oleh karena itu, selalu gunakan internet dengan etika yang baik dan jadilah bagian dari perubahan yang positif,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengajak para pelajar untuk menjadikan literasi digital sebagai kebiasaan sehari-hari.
“Mari kita jadikan literasi digital sebagai kebiasaan sehari-hari. Dengan begitu, kita tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga generasi yang cerdas, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tuturnya.
Selain edukasi tentang literasi digital, Sarling kali ini juga menghadirkan narasumber dari Detik Jabar yang berbagi wawasan mengenai pentingnya mengonsumsi informasi kredibel dan cara menghindari hoaks di era digital.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat keterampilan digital di kalangan pelajar, Diskominfo Kota Bandung bersama Forum Osis Kota Bandung, Detik Jabar, Radio Sonata, dan Bandung Smart City menggelar Lomba Konten Digital antar Pelajar SMA/SMK se-Kota Bandung dengan tema
“Peran Generasi Muda dalam Mewujudkan Bandung sebagai Kota Cerdas”.
Kompetisi ini bertujuan untuk mendorong kreativitas siswa dalam menciptakan konten digital yang edukatif dan inspiratif.
Hadiah yang ditawarkan mencapai jutaan rupiah, serta kesempatan untuk menjadi Bandung Digital Ambassador. Informasi lebih lanjut mengenai lomba dapat diakses melalui Instagram @smartcitybdg.
Harapannya, melalui program Sarling dan kompetisi ini, literasi digital di kalangan pelajar semakin kuat.
Dengan demikian, mereka dapat memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif dalam membangun Bandung sebagai Smart City di masa depan.