Ungkapan Terima Kasih Purnabakti Kepada Pemkot Bandung

Sumber foto: humas.bandung.go.id

BANDUNG – Merasa dihargai oleh tempatnya mengabdi, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dan telah memasuki masa purnabakti merasa disanjung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Hal itu diungkapkan pada Selasa (1/9/20), saat acara pelepasan 308 purnabakti ASN Pemkot Bandung di Pendopo Kota Bandung. Mereka merupakan abdi negara yang akan memasuki masa pensiun pada periode September – Desember 2020. Sebagian besar dari purnabakti itu merupakan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

Salah satu bagiannya yaitu, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kota Bandung, Arif Prasetya. Pada kesempatan ini, Arif Prasetya menyampaikan pesan dan kesan mewakili rekan-rekannya yang akan pensiun. Ia merasa tersanjung karena Pemkot Bandung menggelar acara seperti ini.

“Saya telah menjadi PNS selama 29 tahun 9 bulan Terima kasih pak Wali, atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami sampai akhir masa jabatan (purna bakti bulan September-Desember). Terima kasih,” tutur Arif, dilansir dari situs resmi Pemkot Bandung.

Arif pun meminta permohonan maaf atas kekurangan dan khilafannya saat mengemban tugas yang diberikan selama menjadi ASN di Kota Bandung.

“Semoga Bapak dan jajaran selalu diberikan kekuatan, kesehatan dan kemudahan didalam memimpin kota bandung sehingga menjadi kekuatan dalam melayani masyarakat Kota Bandung,” jelasnya.

Hal yang sama dirasakan oleh ASN purnabakti lainnya, Nia. Ia mengaku telah mengemban tugas menjadi ASN di Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUKM) Kota Bandung selama 37 tahun 8 bulan.

Menurutnya dengan diadakan acara itu para ASN purnabakti merasa diapresiasi dan dihargai oleh Pemkot Bandung

“Alhamdulillah untuk sekarang yang saya rasakan ada apresiasi dari bapak Wali Kota Bandung. Kita selaku purnabakti merasa dihargai atas jasa-jasa kita selama mengabdi di Pemkot Bandung,” ungkapnya.

Dirinya siap apabila dibutuhkan dan berkontribusi untuk membantu Pemkot Bandung. “Kebetulan saya aktif di PKK, melalui program PKK saya dapat membantu Pemkot Bandung,” tuturnya.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengajak para purnabakti untuk tetap membantu pemkot membangun Bandung meski telah pensiun. Pasalnya, Kota Bandung membutuhkan partisasipasi masyarakat dalam pembangunan.

“Tetaplah berinovasi dan berkontribusi. Jangan berhenti bekerja memberikan amalan baik untuk keluarga dan masyarakat,” katanya.

“Para purnabakti dapat tetap membantu Pemkot Bandung dalam membangun Kota Bandung dengan berkontribusi kepada masyarakat melalui cara dan jalan berbeda,” tuturnya.

Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Bandung, Tjep Dahyat mengatakan tahun ini, ada 1.006 ASN Pemkot Bandung yang akan pensiun. pada Maret lalu sudah melepas sebanyak 150 orang ASN.

“Pensiun bulan September hingga Desember saat ini ada 308 orang ASN. Karena masih kondisi pandemi maka acara dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga ASN purnabakti yang diundang sebanyak 50 orang dan yang tidak bisa hadir dapat menyaksikan acara ini melalui IG Live milik BKPP Kota Bandung,” jelasnya.