BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan membuka peluang bagi masyarakat untuk mengikuti penerinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun Anggaran 2021 pada akhir bulan Mei mendatang.
Kabar ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa saat dihubungi Via Telepon Seluler, Selasa (25/5/2021).
“Nanti di akhir bulan mei ini ada pengumuman resmi oleh wali Kota kita akan secara besar-besaran dan transparan,” kata Adi.
Ia mengklain bahwa tahun ini pemerintah berencana merekrut 3500 ASN untuk memenuhi formasi di lingkungan Pemkot Bandung.
Namun, mayoritas rekruitmen dianggarkan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga pendidikan.
“Iya totalnya 3500. Secara umum alokasi rekruitmen ASN itu untuk guru kedua paling banyak itu adalah pelayan kesehatan kemudian ada tenaga teknis,” imbuhnya.
Adi menilai, anggaran rekruitmen ASN yang disetujui pemerintah pusat masih belum ideal untuk memenuhi kebutuhan formasi kerja di Pemkot Bandung.
“Masih (kurang), jadi ini bukan hanya untuk di Kota Bandung di seluruh kabupaten Kota di seluruh indonesia itu antara kebutuhan dan yang disetujui itu pasti masih banyak kebutuhan,” bebernya.
“Nanti bisa ditanya ke instansi yang terkait, secara teknis pemerintah pusat juga punya hitung-hitungan,” jelas Adi.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 541 Tahun 2021 yang ditetapkan pada tanggal 21 April 2021, tertera Penetapan Rincian kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Kota Bandung sejumlah 3.523.
Rinciannya, Tenaga Guru sejumlah 2.978 formasi, Tenaga Kesehatan 437 formasi, dan tenaga Teknis sejumlah 108 formasi.