• Tentang Kami
  • Iklan
  • Privacy Policy
Monday, 11 May 2026
Advertisement
  • Login
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA
LAPOR
No Result
View All Result
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA
No Result
View All Result
Infobandungkota.com
Home Bandung Kota

149 Pengunjuk Rasa Diamankan, Ada yang Positif Covid-19 dan Bawa Bom Molotov

Febri Oktapiana by Febri Oktapiana
21 Jul 2021
in Bandung Kota
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
149 Pengunjuk Rasa Diamankan, Ada yang Positif Covid-19 dan Bawa Bom Molotov
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG – Polrestabes Bandung mengamankan sekitar 149 pengunjuk rasa yang menolak pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, Rabu (21/7/2021).

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengungkapkan, penangkapan dilakukan antara lain karena mereka melakukan pengrusakan fasilitas umum.

Berita Terkait

Dinsos Bandung Perkuat Rumah Singgah untuk Tangani PMKS dan Disabilitas

Dinsos Bandung Perkuat Rumah Singgah untuk Tangani PMKS dan Disabilitas

10 May 2026
DPRD Bandung Dorong Hak Penyandang Disabilitas Lebih Diperhatikan

DPRD Bandung Dorong Hak Penyandang Disabilitas Lebih Diperhatikan

10 May 2026
DPRD Bandung Soroti Ruang Kelas Kurang dan Masalah Lahan Sekolah

DPRD Bandung Soroti Ruang Kelas Kurang dan Masalah Lahan Sekolah

9 May 2026
Bandung Kaji Teknologi Baru Pengolah Sampah, Bisa Olah Hingga 50 Ton per Hari

Bandung Kaji Teknologi Baru Pengolah Sampah, Bisa Olah Hingga 50 Ton per Hari

8 May 2026

Padahal, pengunjuk rasa itu awalnya hanya menggelar aksi di sekitaran Balai Kota saja.

Ulung pun membeberkan bahwa aksi unjuk rasa yang tidak kondusif bukan dari kalangan pengemudi ojek online (ojol) maupun pedagang kaki lima (PKL).

“Diawali dengan adanya ajakan untuk mengadakan unjuk rasa di medsos yang dilakukan oleh mahasiswa dan gabungan antara ojol kemudian pedagang kaki lima. Namun kita ketahui bahwa ojol dan pedagang kaki lima tidak ikut serta, mereka tidak mau ikut campur karena ini urusannya akan mengganggu sehingga mereka memisahkan diri,” ungkap Ulung kepada wartawan.

Kapolrestabes menyebut bahwa pengunjuk rasa itu terdiri dari pelajar hingga warga yang belum memiliki pekerjaan.

“Adapun mahasiswa kurang lebih 150 dan itu ditunggangi pihak lain yang akan mungkin membuat Kota Bandung ini tidak kondusif, sehingga dalam pelaksanaan sudah selesai mereka melakukan jalan kaki ke Gedung Sate. Tetapi sampai perbatasan jalan sebelum nyampe Gedung Sate, mereka melakukan penutupan jalan dengan melakukan orasi sehingga terjadi kemacetan yang panjang,” kata Ulung.

“Kedua, mereka melakukan pengerusakan di sekitarnya pot-pot. 60 pot yang dirusak dan akhirnya kami membubarkan mereka agar kota Bandung bisa kondusif lagi dan jalan bisa dipakai oleh masyarakat umum,” jelasnya.

Polisi Amankan Pengunjuk Rasa yang Membawa Bom Molotov

Kapolrestabes Bandung mengatakan, terdapat pengunjuk rasa yang tidak mematuhi protokol kesehatan pandemi (prokes), terutama tidak memakai masker.

Adapun pengunjuk rasa yang diamankan polisi yaitu sembilan mahasiswa, 36 pelajar SMA sederajat, enam pelajar SMP, dan 34 orang pengangguran dan putus sekolah, serta 64 orang berprofesi lainnya.

“Pertama, mereka tidak mematuhi prokes tidak memakai masker kemudian mereka melakukan pengerusakan adapun dari kegiatan itu diamankan sebanyak 150 orang yang kita lakukan penangkapan terhadap pelaku,” kata Ulung.

Polisi juga menemukan ada pengunjuk rasa yang rerkonfirmasi positif Covid-19.

“Dari 150 orang itu, ada yang positif (Covid-19) kita lakukan swab antigen dan reaktif positif sekarang (pemeriksaan) masih berjalan,” ucap Ulung.

Saat melakukan pembubaran aksi, polisi menemukan ada 5 oknum yang kedapatan membawa barang berbahaya, yakni bom molotov.

“Dalam pelaksanaan kita melakukan pembubaran, ditemukan bom molotov yang dipersiapkan oleh kelompok mereka. Sehingga kami menyimpulkan bahwa mereka memang ingin membuat Kota Bandung ini tidak kondusif,” bebernya.

Lebih lanjut Kapolrestabes Bandung itu memperkirakan pengunjuk rasa seolah-olah mengajak masyarakat agar menolak PPKM Darurat agar tidak diperpanjang, padahal ada tujuan lain.

“Seolah-olah mereka mengajak massa dengan tidak suka ppkm sehingga mereka membuat PPKM tidak diperpanjang sehingga masa datang dan mereka melakukan kerusakan situasi di Kota Bandung ini tidak kondusif,” jelas Ulung.

Ulung memastikan pihaknya saat ini tengah mencari terkait oknum yang menyebarkan ajakan aksi unjuk rasa ini.

 

Editor: Novirahmaya

Tags: Kota BandungPolrestabes BandungPPKMPPKM Darurat

Rekomendasi untuk Anda

Dinsos Bandung Perkuat Rumah Singgah untuk Tangani PMKS dan Disabilitas
Bandung Kota

Dinsos Bandung Perkuat Rumah Singgah untuk Tangani PMKS dan Disabilitas

10 May 2026
DPRD Bandung Dorong Hak Penyandang Disabilitas Lebih Diperhatikan
Bandung Kota

DPRD Bandung Dorong Hak Penyandang Disabilitas Lebih Diperhatikan

10 May 2026
DPRD Bandung Soroti Ruang Kelas Kurang dan Masalah Lahan Sekolah
Bandung Kota

DPRD Bandung Soroti Ruang Kelas Kurang dan Masalah Lahan Sekolah

9 May 2026
Bandung Kaji Teknologi Baru Pengolah Sampah, Bisa Olah Hingga 50 Ton per Hari
Bandung Kota

Bandung Kaji Teknologi Baru Pengolah Sampah, Bisa Olah Hingga 50 Ton per Hari

8 May 2026
Lomba Masak Sehat di Regol Jadi Cara Edukasi Cegah Stunting dari Rumah
Bandung Kota

Lomba Masak Sehat di Regol Jadi Cara Edukasi Cegah Stunting dari Rumah

8 May 2026
Jalan Rusak hingga Trotoar Bandung Mulai Dibenahi, Kebut Perbaikan di Sejumlah Titik
Bandung Kota

Jalan Rusak hingga Trotoar Bandung Mulai Dibenahi, Kebut Perbaikan di Sejumlah Titik

7 May 2026
Next Post
Polda Jabar Ungkap Kasus Penimbunan dan Penjualan Obat Covid-19

Polda Jabar Ungkap Kasus Penimbunan dan Penjualan Obat Covid-19

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

Perkara Doni Salmanan, Si “Sultan Soreang” Naik ke Proses Penyidikan

Doni Salmanan Asetnya Dikembalikan dan Bebas dari Kewajiban Ganti Kerugian korban

15 December 2022
Mobil Seruduk Motor yang Terparkir, Begini Penjelasan Polisi

Mobil Seruduk Motor yang Terparkir, Begini Penjelasan Polisi

2 April 2022
Ini Besaran UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2021

Ini Besaran UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2021

22 November 2020
Buah Batu Mulai Steril dari Kabel dan Tiang, APJATEL Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial

Buah Batu Mulai Steril dari Kabel dan Tiang, APJATEL Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial

15 December 2025
Prakiraan Cuaca Bandung Raya Hari Ini, Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Seorang Wanita Melakukan Percobaan Bunuh Diri di Flyover Pasupati, Begini Ceritanya

30 September 2021
Infobandungkota.com

© PT Nusantara Data Indonesia

PT CIPTAMAYA PRAKASA INDONESIA

  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Privacy Policy
  • Media Partner

Follow Us

No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA

© PT Nusantara Data Indonesia

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In