BANDUNG — Pembangunan Kota Bandung terus digenjot agar lebih nyaman, ramah lingkungan, dan merata di seluruh wilayah.
DPRD Kota Bandung bersama Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) berkomitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang memudahkan warga, dari transportasi umum hingga layanan air bersih.
Hal ini dibahas dalam program Parlemen Talks yang disiarkan Radio Sonata dan PR FM, Selasa (12/8/2025), menghadirkan Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, H. Sutaya, serta perwakilan Bapperida Kota Bandung, Freska Fitriyana.
Sutaya mengatakan, DPRD memprioritaskan pemerataan pembangunan demi kesejahteraan seluruh warga.
“Kami fokus pada tiga hal: aturan hukum yang jelas, anggaran yang merata, dan pengawasan ketat agar semua proyek tepat waktu dan sesuai rencana,” ujarnya.
Ia juga menekankan pengawasan berbasis data, sehingga setiap pembangunan bisa dipantau secara transparan, tidak hanya dari tampilan fisiknya.
Selain itu, DPRD mendorong kerja sama dengan dunia usaha untuk mempercepat dan memperluas dampak pembangunan.
Di sisi lain, Freska Fitriyana menyoroti transportasi umum sebagai salah satu fokus utama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima tahun ke depan.
Salah satunya proyek Bus Rapid Transit (BRT) yang akan mulai dibangun tahun ini.
“BRT diharapkan mengurangi kemacetan dan polusi udara. Saat ini, 60% emisi gas rumah kaca di Bandung berasal dari sektor transportasi,” jelasnya.
Bapperida juga sedang mengembangkan sistem pengolahan air bersih dan limbah terpadu agar layanan bisa merata ke semua wilayah.
“Dengan dukungan teknologi dan kerja sama berbagai pihak, kami optimis solusi ini akan meningkatkan kualitas hidup warga Bandung,” pungkas Freska.
















