• Tentang Kami
  • Iklan
  • Privacy Policy
Sunday, 10 May 2026
Advertisement
  • Login
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA
LAPOR
No Result
View All Result
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA
No Result
View All Result
Infobandungkota.com
Home Bandung Kota

Dugaan Perundungan PDBK di SMPN 40 Bandung, Kepala Sekolah Buka Suara

Asep Sonny Sonjaya by Asep Sonny Sonjaya
22 Jan 2026
in Bandung Kota
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Dugaan Perundungan PDBK di SMPN 40 Bandung, Kepala Sekolah Buka Suara
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG — Pihak SMP Negeri 40 Bandung angkat bicara menanggapi dugaan perundungan terhadap Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) yang mencuat di lingkungan sekolah.

Kepala SMPN 40 Bandung, Aisyah Amiawaty, menyebut pihak sekolah tidak menutup mata terhadap kemungkinan terjadinya perundungan, terutama saat aktivitas siswa berlangsung di luar kelas.

Berita Terkait

DPRD Bandung Soroti Ruang Kelas Kurang dan Masalah Lahan Sekolah

DPRD Bandung Soroti Ruang Kelas Kurang dan Masalah Lahan Sekolah

9 May 2026
Bandung Kaji Teknologi Baru Pengolah Sampah, Bisa Olah Hingga 50 Ton per Hari

Bandung Kaji Teknologi Baru Pengolah Sampah, Bisa Olah Hingga 50 Ton per Hari

8 May 2026
Lomba Masak Sehat di Regol Jadi Cara Edukasi Cegah Stunting dari Rumah

Lomba Masak Sehat di Regol Jadi Cara Edukasi Cegah Stunting dari Rumah

8 May 2026
Jalan Rusak hingga Trotoar Bandung Mulai Dibenahi, Kebut Perbaikan di Sejumlah Titik

Jalan Rusak hingga Trotoar Bandung Mulai Dibenahi, Kebut Perbaikan di Sejumlah Titik

7 May 2026

“Kalau perundungan itu bisa saja terjadi, misalnya saat anak-anak sedang bermain, lalu muncul perilaku membully,” ujar Aisyah saat ditemui di SMPN 40 Bandung, Jalan Wastukencana No. 75, Tamansari, Kota Bandung, Selasa (20/1/2026).

Aisyah menjelaskan, siswa yang diduga menjadi korban merupakan PDBK yang diterima melalui jalur zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Anak ini memang PDBK dan masuk melalui jalur zonasi. Kami tidak bisa menolak karena tidak melalui jalur tes. Setelah masuk, barulah diketahui bahwa siswa tersebut adalah PDBK,” jelasnya.

Menurut Aisyah, sejak Desember 2025, siswa tersebut sudah tidak kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Permasalahannya anak ini tidak mau masuk sekolah dengan alasan tertentu. Kemampuan bicaranya juga memang terbatas, hanya satu dua kata,” tuturnya.

Saat mengikuti pembelajaran di kelas VII, lanjut Aisyah, siswa tersebut diketahui belum memiliki kemampuan membaca yang memadai sehingga memerlukan penanganan khusus.

“Membacanya juga belum bisa. Karena itu kami minta bantuan dari dinas. Waktu itu datang Bu April dari dinas yang menangani PDBK dan diarahkan untuk pendampingan psikolog,” ungkapnya.

Namun, pendampingan lanjutan hingga ke psikolog belum sepenuhnya terealisasi karena keterbatasan ekonomi keluarga.

“Belum sampai ke psikolog, karena kami juga mempertimbangkan kondisi ibunya yang sehari-hari berjualan,” katanya.

Aisyah juga membenarkan bahwa tiga anak dari orang tua siswa tersebut merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Atas dasar itu, pihak sekolah telah berupaya mengarahkan agar siswa mendapatkan pendidikan yang lebih sesuai.

“Kami bahkan pernah mengantar langsung bersama guru ke sekolah luar biasa, tapi anaknya tidak mau. Sampai sekarang kami tetap berusaha supaya dia bisa sekolah,” ujarnya.

Ia menegaskan, hingga saat ini siswa tersebut belum dikeluarkan dan masih tercatat sebagai peserta didik aktif di SMPN 40 Bandung.

“Kami tidak merasa mengeluarkan siswa tersebut. Statusnya masih anak kami. Kami terus berupaya membimbing agar dia tetap belajar. Kalau memang akhirnya tidak bisa di sini, tentu akan kami arahkan ke sekolah khusus,” tegas Aisyah.

Aisyah menambahkan, setiap tahun pihak sekolah kerap menemukan satu hingga tiga siswa dengan ketertinggalan akademik, khususnya dalam kemampuan membaca.

“Setiap tahun selalu ada. Tapi alhamdulillah guru-guru di sini dengan ikhlas menuntun mereka sampai akhirnya bisa membaca sebelum lulus SMP,” ujarnya.

Berbagai upaya pun telah dilakukan sekolah, mulai dari pendampingan belajar, komunikasi intensif dengan orang tua, hingga kunjungan ke rumah atau home visit.

Namun demikian, Aisyah menilai keengganan bersekolah lebih banyak berasal dari keinginan anak yang kemudian diperkuat oleh sikap orang tua.

“Karakter orang tua kan berbeda-beda. Ada yang tegas demi kemajuan anak, ada juga yang mengikuti keinginan anak. Itu kami kembalikan lagi ke orang tua,” tuturnya.

Meski begitu, pihak sekolah menegaskan tetap membuka ruang dan dukungan agar siswa tersebut tetap mendapatkan hak pendidikannya.

“Intinya anak harus tetap sekolah. Kalau memang tidak betah di sini, tidak apa-apa, tapi tetap kami arahkan agar dia tetap bersekolah. Selama ini sekolah tidak pernah melepas begitu saja,” pungkasnya.

Tags: BandungBullyingKota Bandungsiswa

Rekomendasi untuk Anda

DPRD Bandung Soroti Ruang Kelas Kurang dan Masalah Lahan Sekolah
Bandung Kota

DPRD Bandung Soroti Ruang Kelas Kurang dan Masalah Lahan Sekolah

9 May 2026
Bandung Kaji Teknologi Baru Pengolah Sampah, Bisa Olah Hingga 50 Ton per Hari
Bandung Kota

Bandung Kaji Teknologi Baru Pengolah Sampah, Bisa Olah Hingga 50 Ton per Hari

8 May 2026
Lomba Masak Sehat di Regol Jadi Cara Edukasi Cegah Stunting dari Rumah
Bandung Kota

Lomba Masak Sehat di Regol Jadi Cara Edukasi Cegah Stunting dari Rumah

8 May 2026
Jalan Rusak hingga Trotoar Bandung Mulai Dibenahi, Kebut Perbaikan di Sejumlah Titik
Bandung Kota

Jalan Rusak hingga Trotoar Bandung Mulai Dibenahi, Kebut Perbaikan di Sejumlah Titik

7 May 2026
DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Bantuan Hukum Gratis untuk Warga Miskin
Bandung Kota

DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Bantuan Hukum Gratis untuk Warga Miskin

7 May 2026
Tambah Kelas dan Sekolah Baru, Pemkot Bandung Kucurkan Rp125 Miliar untuk Pendidikan
Bandung Kota

Tambah Kelas dan Sekolah Baru, Pemkot Bandung Kucurkan Rp125 Miliar untuk Pendidikan

6 May 2026
Next Post
Dishub Bandung Bangun 501 PJU Sepanjang 2025, Target 798 Tiang Terpasang di 2026

Dishub Bandung Bangun 501 PJU Sepanjang 2025, Target 798 Tiang Terpasang di 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

Perkara Doni Salmanan, Si “Sultan Soreang” Naik ke Proses Penyidikan

Doni Salmanan Asetnya Dikembalikan dan Bebas dari Kewajiban Ganti Kerugian korban

15 December 2022
Mobil Seruduk Motor yang Terparkir, Begini Penjelasan Polisi

Mobil Seruduk Motor yang Terparkir, Begini Penjelasan Polisi

2 April 2022
Ini Besaran UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2021

Ini Besaran UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2021

22 November 2020
Buah Batu Mulai Steril dari Kabel dan Tiang, APJATEL Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial

Buah Batu Mulai Steril dari Kabel dan Tiang, APJATEL Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial

15 December 2025
Prakiraan Cuaca Bandung Raya Hari Ini, Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Seorang Wanita Melakukan Percobaan Bunuh Diri di Flyover Pasupati, Begini Ceritanya

30 September 2021
Infobandungkota.com

© PT Nusantara Data Indonesia

PT CIPTAMAYA PRAKASA INDONESIA

  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Privacy Policy
  • Media Partner

Follow Us

No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA

© PT Nusantara Data Indonesia

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In