BANDUNG – Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam se-Bandung Raya menggelar ‘Aksi Bela Islam’ dan ‘Bela Kehormatan Nabi Muhammad SAW’ di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (2/11/2020).
Pantauan tim infobandungkota.com pada pukul 8.00 WIH, massa aksi yang berkumpul di masjid Istiqomah Jalan Citarum Kota Bandung langsung melakukan long march ke depan Gedung Sate.
Kemudian, massa memulai aksi pukul 09.30 WIB aksi dimulai dengan dibuka lantunan ayat suci Al-Qur’an dan berorasi.
Massa aksi perempuan melakukan teatrikal dengan menginjak-nginjak poster Presiden Prancis Emmanuel Macron. Poster itu disimpan di atas jalan raya, lalu diinjak-injak sebagai bentuk kecaman umat Islam terhadap presiden Prancis.
“Aksi ini digelar untuk menyuarakan keprihatinan kita atas sikap pimpinan Prancis Emmanuel Macron,” ucap Dany Ramdhani selaku korlap saat membuka aksinya.
Selain itu Muhammad Budiman selaku pimpinan aksi mengatakan, menginjak poster wajah Emmanuel Macron merupakan bentuk kecaman.
“Ini adalah simbol, simbol bahwa apa yang dia sampaikan sangat tidak layak dan mereka menghina nabi kita dan dia pun bukan siapa-siapa. Kita menginjak, sebagai simbol menghinakan dia dan juga melecehkan,” ujarnya.
Selepas berorasi dan menggelar teatrikal dengan menginjak poster Macron, massa aksi melanjutkan long march ke Gedung DPRD sekitar pukul 10.00 WIB. Kemudian, langsung melakukan orasi dan meminta pihak DPRD Jawa Barat untuk keluar dan mendukung para demonstran untuk memboikot produk Prancis.
