BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil pihaknya tetap mewaspadai jurang resesi atau kemerosotan ekonomi.
Disutat dari situs Wikipedia, dalam ekonomi makro, resesi atau kemerosotan adalah kondisi ketika produk domestik bruto (GDP) menurun atau ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun.
Resesi akan mengakibatkan penurunan secara simultan pada seluruh aktivitas ekonomi seperti lapangan kerja, investasi, dan keuntungan perusahaan.
Kendati demikian, Ridwan Kamil mengatakan, resesi atau tidak resesi, pihaknya akan fokus mendorong daya beli masyarakat.
Melansir dari jabarprov.go.id, pada kuartal II-2020, perekonomian Jabar terpuruk setelah mengalami kontraksi minus 5,98 persen karena pandemi COVID-19.
Saya pribadi memaknai resesi sebagai sebuah statistik yang harus kita waspadai. Tapi, tidak mengubah semangat kita untuk terus mencoba berupaya menaikkan produktivitas,” kata Kang Emil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (1/9/2020).
“Resesi tidak resesi kerja kita tidak berubah. Kita akan terus mencari upaya-upaya meningkatkan produktivitas. Salah satunya mendorong daya beli masyarakat. Maka, bantuan tunai bagi pekerja dan bantuan bagi UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) akan kita dorong,” imbuhnya.
Ridwan Kamil berharap Jabar terhindar dari resesi. Jika ekonomi Jabar mengalami pertumbuhan negatif pada kuartal III-2020.
Pria yang akrab disapa Kang Emil itu pun optimistis pertumbuhan ekonomi Jabar pada kuartal IV-2020 kembali positif.
“Harapannya mudah-mudahan tinggal satu bulan untuk caturwulan (kuartal) ketiga ini tidak ada resesi. Tapi kalaupun ada, kita hadapi sama-sama dan hasil prediksi semoga benar, di akhir tahun kita bisa positif,” ujarnya.
Gubernur Jawa Barat itu menilai proyek pemerintahan yang berjalan di akhir tahun dan belanja pemerintah dapat mendongkrak ekonomi Jabar. Terlebih, Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang ditargetkan bakal beroperasi pada November 2020.
“Kemudian di Jawa Barat juga investasi terus mengalir, salah satunya Oktober ada groundbreaking Rebana. Kota Baru pada Oktober akan dimulai, satu dari sekian Kota Baru di Rebana. Kemudian pada November ada peresmian Pelabuhan Patimban,” kata Kang Emil.
“Belanja pemerintah dan pembayaran proyek rata-rata terjadi di akhir tahun. Itulah kenapa pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun diprediksi akan melompat,” paparnya.
Terlepas dari itu, Ridwan Kamil meminta industri di Jabar untuk meningkatkan kedisiplinan pekerja dalam menerapkan protokol kesehatan, baik di tempat kerja maupun setelah pulang ke rumah.
“Jadi, saya titip tolong diingatkan para pekerja di industri, pabrik, di tempat masing-masing agar protokol kesehatan tidak hanya diterapkan di tempat kerja, tapi juga diterapkan di tempat bermukim atau tempat tinggal,” ucap Ridwan Kamil.
“Dan itu akan kita telusuri dan akan kita lokalisir. Karena ternyata polanya bukan di tempat industrinya, tapi lebih ke tempat bermukimnya. Kita berikan edukasi dan tes akan dilakukan secara masif,” tandasnya.
















