Wali Kota Bandung Minta Masyarakat Tak Anggap Sepele Covid-19

Wali Kota Bandung, Oded M Danial. (Info Bandung Kota/Febry Oktapiana)

BANDUNG – Wabah virus corona (COVID-19) di Indonesia tak kunjung reda. Sebagaimana diiketahui, masyarakat hidup dalam bayang-bayang virus menular ini sejak 2020.

Untuk itu, Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengingatkan masyarakat untuk tidak menyepelekan penyakit Covid-19 terlebih saat ini kondisi penyebaran virus Corona masih tinggi di Kota Bandung.

Bahkan Oded memastikan pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan, pengetatan serta penindakan terhadap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

“Tinggi (kasus Covid-19), makanya itu saya sering sampaikan mengingatkan warga Kota Bandung ini jangan dianggap sepele Covid-19,” ujar Oded M Danial kepada wartawan di Pendopo kota Bandung, Selasa (2/2/2021).

Oded menyebut peningkatan kasus Covid-19 salah satunya disebabkan dampak libur panjang beberapa waktu. Peningkatan itu juga turut membuat efektivitas pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dilakukan menjadi tidak efektif.

“Ini dampak dari hampir semua nasional mengatakan kajian nasional bahwa dampak libur panjang sebelumnya begitu makanya kenapa kemarin semua kepala daerah jangan ada libur panjang, diminimalisasi,” ujar Mang Oded, sapaannya.

Perlu ketahui, angka kematian akibat penyakit COVID-19 di Kota Bandung hampir menembus angka 200 kasus.

Berdasarkan rilis pusat data dan informasi Covid-19 Kota Bandung hingga Senin kemarin, kematian akibat Covid-19 mencapai 190 kasus sedangkan kasus kumulatif Covid-19 hampir tembus 10 ribu kejadian.

Kasus kumulatif Covid-19 mencapai 9.299 kejadian, kasus aktif mencapai 1.594 dan kasus sembuh mencapai 7.515. Beberapa kecamatan menempati urutan teratas dalam kasus kematian akibat Covid-19.