BANDUNG – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung bekerja sama dengan Satpol PP untuk menggelar razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
Operasi yang dilakukan saat Natal, 25 Desember 2021 kemarin, Dinsos berhasil mengamankan setidaknya 33 PMKS yang dinilai cukup meresahkan.
Pasalnya, operasi penjaringan PMKS sering dilakukan, terutama pada moment tertentu karena Kota Bandung menjadi ladang penghasilan bagi mereka.
Kadinsos Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengatakan, Koordinator PMKS yang sempat diburu, kini sudah tertangkap.
“Kita berhasil menemukan koordinatornya. Kita langsung berikan pemahaman, juga penjelasan bahwa yang mereka lakukan adalah melanggar peraturan. Mereka telah cukup meresahkan,” papar Tono, Selasa (28/12/2021).
Namun Tono menegaskan bahwa persoalan PMKS di Kota Bandung memerlukan sinergitas antar instansi, bukan Dinsos semata.
Sebab tak dapat dipungkiri, Kota Bandung selalu menjadi tujuan ‘favorit’ bagi mereka PMKS untuk mengais rezeki.
“Kita amankan 33 orang, dan sebagian kita bawa ke Dinsos untuk dilakukan pembinaan. Memang kita melakukan penjangkauan di momen hari-hari besar seperti Natal dan Tahun Baru,” ujar Tono.
Menurutnya untuk penuntasan kasus PMKS, perlu adanya kolaborasi, sehingga bukan tanggungjawab Dinsos saja.
“Ada dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), ada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan intansi lainnya,” kata Tono.
Diwartakan sebelumnya, Satpol PP Kota Bandung mencari koordinator PMKS seperti badut dan anak jalanan yang ada di daerah Pasir Koja.
















