BANDUNG — Kabar gembira bagi warga Kota Bandung. Alun-alun Kota Bandung akan kembali dibuka untuk masyarakat pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pembukaan kembali ruang publik tersebut akan dimeriahkan dengan pesta rakyat setelah rangkaian upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI selesai digelar.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pesta rakyat akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pembukaan Alun-alun Bandung untuk masyarakat.
“Insyaallah, Alun-alun Kota Bandung pada tanggal 17 Agustus akan dibuka karena kita akan selenggarakan pesta rakyat setelah upacara, sarapan, terus pesta rakyat di situ ramai-ramai,” kata Farhan, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Pesta rakyat tersebut dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB dan terbuka untuk masyarakat umum.
Berbagai kegiatan, mulai dari perlombaan hingga pertunjukan, akan digelar untuk memeriahkan suasana perayaan kemerdekaan di kawasan Alun-alun Bandung.
Farhan mengajak seluruh warga Bandung untuk ikut meramaikan pesta rakyat tersebut. Menurutnya, kegiatan itu bukan ditujukan sebagai ajang kompetisi, melainkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati suasana kemerdekaan bersama.
“Yang rame pokona mah, ini bukan kompetisi tetapi momentum untuk warga berkumpul dan menikmati kemerdekaan bersama,” ujarnya.
Warga Diminta Jaga Kebersihan Alun-alun
Di balik kemeriahan pesta rakyat, Farhan mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di kawasan Alun-alun Bandung.
Hal tersebut menjadi perhatian karena kawasan Alun-alun Bandung baru selesai ditata. Masyarakat pun diminta ikut menjaga dan merawat berbagai fasilitas yang tersedia.
Farhan mengibaratkan pesta rakyat sebagai momentum hiburan dan perayaan bersama, bukan ajang untuk saling berebut atau membuat kawasan menjadi tidak tertib.
Ia mempersilakan masyarakat datang bersama keluarga maupun teman untuk menikmati suasana Alun-alun, termasuk untuk botram, selama tetap mematuhi aturan yang berlaku.
“Datangnya hiburan, mau botram juga silahkan, tapi jangan sampai berantakan. Ada beberapa aturan-aturan karena taman ini baru,” ungkapnya.
Menurut Farhan, keberhasilan pembukaan kembali Alun-alun Bandung tidak hanya ditentukan dari banyaknya masyarakat yang hadir.
Lebih dari itu, ia menilai kesadaran warga dalam menjaga kebersihan dan fasilitas publik juga menjadi bagian penting agar ruang publik tersebut dapat dinikmati secara berkelanjutan.
Karena itu, Farhan mengingatkan prinsip sederhana yang perlu diterapkan masyarakat saat menghadiri pesta rakyat.
“Pokoknya datang tertib, datang bersih, pulang bersih,” imbaunya.
Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati kembali ruang publik sekaligus menunjukkan budaya tertib dan gotong royong.
“Mari meriahkan pesta rakyat 17 Agustusan. Kita pesta rakyat di Alun-alun,” tuturnya.
















