BANDUNG – Setelah industri musik sempat dihantam pandemi Covid-19 selama dua tahun, kini konser musik di Kota Bandung sudah mulai digelar.
Bandung Belongs To Us menjadi konser perdana di Kota Kembang dengan kembali membawa sejumlah keseruan dengan mengusung tema “BBTU: Break The Rules”.
Bukan sekadar musik biasa, BBTU kali ini berhasil memberi makan para musafir gigs dengan menyuguhkan sejumlah line up pemantik mandi keringat massal pada hari kedua perhelatan berlangsung di ruang indoor Graha Manggala Siliwangi, Minggu (29/5/2022).
Tentu dengan sudah lampu hijaunya konser indoor, akan menambah gairah dunia permusikan Tanah Air, terutama di Kota Kembang ini.
“Senang rasanya, setelah sekian lama akhirnya konser musik bisa kembali digelar di Bandung. Semoga ini menjadi jalan pembuka untuk acara-acara serupa agar geliat musik bisa bergairah lagi,” kata Reza, selaku panitia Bandung Belongs To Us.
“Selamat untuk para pelaku industri musik, hayu kita ramaikan Bandung dengan suguhan kegiatan-kegiatan kreatif dan positif lain supaya semakin banyak warga yang terhibur,” ajaknya.
Reza pun memberi sinyal bahwa Bandung Belongs To Us sudah menyiapkan untuk agenda besar pada akhir tahun nanti.
“Mudah-mudahan pandemi Covid-19 akan segera berakhir, karena Bandung Belongs To Us sudah menyiapkan “sesuatu” di akhir tahun ini. See you!,” ujarnya.

Terlepas daripada itu, suguha The Panturas dan Morfem sebagai menu utama kali ini berhasil membuat para pemuda Bandung dan sekitarnya bertukar energi dalam ruang indoor Graha Manggala Siliwangi.
Terlebih, list lagu orisinil dari Morfem berhasil membuat audiens sing along dan stage diving bersama.
Kemeriahan dibayar tuntas dengan kontribusi Acin dari The Panturas pada alunan bersama Morfem yang membawakan tiga lagu dari Ramones yakni ‘Blitzkrieg Bop’, ‘Do You Wanna Dance?’, dan ‘The KKK Took My Baby Away’.
Ditutup dengan berlayarnya The Panturas, mulai dari ‘Area Lepas pantai’ sontak membuat gelombang lautan manusia dalam ruangan kacau balau hingga lagu ‘Gurita Kota’ mengakhiri pelayaran malam panjang yang dihiasi wangi keringat dan kabut tembakau sepanjang pelayaran berlangsung.
















