BANDUNG — Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak angin puting beliung yang terjadi pada Selasa, (2/11/2025 lalu.
Bencana tersebut menyebabkan ratusan rumah rusak dan ribuan warga terdampak di tiga kecamatan, yakni Ujungberung, Cinambo, dan Cibiru.
Berdasarkan data BPBD Kota Bandung, total ada 299 rumah rusak dan 1.196 jiwa terdampak, meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
BPBD juga mencatat tujuh kelurahan mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda-beda, di antaranya Pasir Jati (43 rumah rusak), Pasanggrahan (34 rumah rusak), Cisurupan (75 rumah rusak), Pasir Biru (2 rumah rusak), Cigending (4 rumah rusak), Pakemitan (98 rumah rusak), dan Sukamulya (43 rumah rusak).
Menindaklanjuti hal itu, Dinas Sosial Kota Bandung menyalurkan bantuan logistik dasar berupa bahan makanan kepada warga terdampak.
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, mie instan, kue kaleng, sarden, saus tomat, kecap manis, dan susu kental manis.
Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativa, menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan secara bertahap dengan melibatkan Tim Tagana, BPBD, serta aparat kewilayahan.
“Kami bersama BPBD dan aparat kewilayahan turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Fokus utama kami adalah memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi pascabencana,” ujar Yorisa.
Adapun distribusi bantuan yang bersumber dari APBD Kota Bandung mencakup 15 paket untuk Kelurahan Cisurupan (Cibiru), 23 paket untuk Kelurahan Pasanggrahan (Ujungberung), dan 10 paket untuk Kelurahan Pakemitan (Cinambo).
Selain itu, Kementerian Sosial melalui Dinsos juga menyalurkan bantuan tambahan berupa 60 kasur lipat, 70 selimut, 50 terpal, 60 paket perlengkapan keluarga (family kit), 300 paket lauk pauk siap saji, dan 15 paket perlengkapan anak (kids ware).
“Kami bersinergi dengan BPBD, kelurahan, dan masyarakat setempat agar proses distribusi berjalan tertib dan aman. Semua unsur bekerja sama demi mempercepat pemulihan,” tambah Yorisa.
Sementara itu, BPBD Kota Bandung turut membantu proses asesmen kerusakan, evakuasi warga, hingga distribusi logistik.
“Koordinasi lintas sektor berjalan baik. Kami terus pantau perkembangan kondisi di lapangan serta siap menyalurkan bantuan lanjutan bila diperlukan,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi.
Proses distribusi bantuan berlangsung tertib dan lancar berkat dukungan aparat kewilayahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para relawan.
Pemerintah Kota Bandung mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melapor bila terjadi kondisi darurat di wilayahnya.
















