BANDUNG — Menyambut Iduladha 1446 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar Bazar Murah di 30 kecamatan.
Tujuannya bukan sekadar belanja hemat, tapi juga menjaga stabilitas harga dan mencegah kepanikan warga terhadap stok pangan.
Salah satunya digelar di halaman Komplek Mustika Hegar, Kecamatan Buahbatu, Selasa (27/5/2025). Warga tampak antusias, seperti Yeni yang datang langsung untuk mencari kebutuhan pokok.
“Bagus ya, dari harga relatif lebih murah. Ada juga yang sama dan banyak pilihan juga. Kebetulan saya beli minyak, sayuran, beras. Harapannya sih sering-sering diadakan, apalagi ini menjelang Iduladha,” ujar Yeni.
Bazar Murah ini memang jadi langkah konkret Pemkot Bandung untuk menjaga inflasi tetap terkendali.
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan kegiatan ini juga jadi wujud komitmen pemerintah dalam memastikan kebutuhan warga tetap tercukupi dengan harga terjangkau.
“Alhamdulillah Bazar Murah ini kami adakan untuk pengendalian inflasi dan menjaga ketersediaan pangan, apalagi kita menjelang Iduladha. Untuk bahan pangan, masyarakat sudah percaya kepada pemerintah, tidak ada panic buying,” ujar Erwin saat meninjau langsung lokasi bazar.
Erwin juga menyebut, penyelenggaraan di seluruh kecamatan penting agar manfaatnya bisa dirasakan merata. Selain itu, distribusi dan pengawasan bahan pangan jadi lebih mudah dilakukan hingga ke tingkat wilayah.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Dedi Priadi menyampaikan bahwa Bazar Murah juga membuka ruang promosi bagi pelaku UKM lokal.
“Dari pagi sudah banyak warga yang antusias berbelanja. Semoga sampai siang nanti warga tetap berdatangan. Ditambah di sini juga ada UKM lokal yang ikut berjualan agar produknya bisa masuk ke pasar yang lebih luas,” jelasnya.
Adapun komoditas yang tersedia di antaranya beras, minyak goreng, sayuran, telur, daging ayam, dan daging sapi.
Soal harga, Dedi memastikan kondisinya cukup stabil dan bahkan cenderung menurun untuk beberapa komoditas.
“Alhamdulillah, harga relatif murah ya. Seperti telur kemarin Rp27.000, sekarang Rp26.000. Daging sapi lokal di harga Rp115.000, cenderung lebih murah. Apalagi menjelang Iduladha, kami harap memberikan manfaat kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dengan harga terjangkau,” kata Dedi.
Dengan animo tinggi dari masyarakat, warga berharap agar kegiatan seperti ini bisa digelar lebih sering, tidak hanya menjelang hari besar. Hemat di dompet, tenang di hati.
















