BANDUNG — Pemerintah Kota Bandung bergerak cepat memperbaiki jalan rusak di kawasan Jalan Setiabudi yang dalam beberapa waktu terakhir dikeluhkan warga.
Langkah ini diambil menyusul adanya sejumlah kecelakaan yang terjadi akibat kondisi jalan yang rusak parah di kawasan tersebut.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat terkait kondisi jalan yang membahayakan pengguna kendaraan. Ia memastikan proses perbaikan mulai dilakukan pada Senin, 16 Maret 2026.
Hal itu disampaikannya saat Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung.
Farhan menjelaskan, titik kerusakan berada di bagian bawah Jalan Setiabudi, tepatnya menjelang persimpangan menuju kawasan Cihampelas dan Gandok.
“Saya mendapatkan keluhan luar biasa dari warga karena Jalan Setiabudi di bagian bawah menjelang persimpangan menuju Cihampelas dan Gandok terdapat jalan yang sangat jelek yang telah memakan korban dalam seminggu terakhir ini,” ujarnya.
Menurut Farhan, pemerintah tidak akan tinggal diam menghadapi kondisi tersebut. Ia menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, bahkan di atas persoalan kewenangan administratif.
Selain melakukan perbaikan jalan, Pemkot Bandung juga akan menangani fasilitas pendukung di kawasan tersebut. Farhan meminta agar pohon-pohon yang mengganggu dirapikan serta penerangan jalan diperbaiki.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Pemkot Bandung pun menargetkan perbaikan dapat segera rampung agar Jalan Setiabudi kembali aman dan nyaman dilalui kendaraan.
Farhan menegaskan, upaya percepatan ini dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban lebih lanjut akibat kondisi jalan yang rusak.
Ia berharap dengan penanganan cepat tersebut, masyarakat tidak lagi khawatir saat melintas di kawasan tersebut, terutama di tengah meningkatnya mobilitas menjelang Lebaran.
















