BANDUNG – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menegaskan, relaksasi tempat hiburan malam di Kota Kembang tergantung pada permohonan dari para pemilik usaha tersebut.
Jika telah mengajukan permohonan pembukaan kembali, maka tim dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan meninjau lokasi untuk memastikan penerapan protokol kesehatan Covid-19.
“Sesuai hasil rapat evaluasi AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) kemarin bahwa beberapa tempat hiburan dimungkinkan adanya relaksasi pelonggaran. Tapi tentunya mengikuti standar yang berlaku,” ucap Yana Mulyana, dilansir dari situs resmi Pemkot Bandung.
“Pertama ajukan suratnya, nanti kita tinjau bagaimana penerapan mereka terhadap standar protokol kesehatan yang sangat ketat di tempat masing-masing,” tutur Yana menjelaskan.
Menurut Yana Mulyana, permohonan simulasi untuk tempat hiburan tidak bisa dilakukan secara kolektif.
“Jadi tidak bisa, misalkan 50 tempat hiburan di Kota Bandung (permohonan simulasinya) kolektif gitu, ya tidak bisa. Jadi satu-satu, mereka ajukan setiap tempat disimulasikan. Rekomendasinya itu per tempat,” tegas Wakil Wali Kota Bandung itu.
Yana Mulyana juga menyatakan bahwa Pemkot Bandung sejatinya telah memberikan peluang bagi tempat hiburan untuk kembali mengajukan permohonan.
“Jadi peluangnya sudah dibuka oleh pemerintah kota, tapi kembali kepada kesiapan pengusahanya. Secepatnya lakukan simulasi ke tempat masing-masing. Pastinya, jangan sampai menjadi kluster baru,” tegas Yana.
















