BANDUNG – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk menyelesaikan vaksinasi tahap dua bagi pelayan publik.
Kali ini, di Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP), sebanyak 4000 pelayan publik berstatus Tenaga Pendidik dan Kependidikan kembali divaksin dosis dua.
”Saya berharap ini bagian dari upaya-upaya kita pemkot bandung untuk mempercepat penyelesaian vaksinasi di Kota bandung khususnya untuk tenaga pendidik karena sebentar kita ada pembelajaran tatap muka, Disini ada 4.000,Dua hari ini 4.000 dibagi dua,” kata Oded di Kantor YDSP Jl. Nana Rohana Kota Bandung, Selasa (18/5/2021).
Oded mengungkapkan, selain mengkebut vaksinasi bagi PTK, pihaknya juga tengah mematangkan teknis untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Menurutnya, Sekretaris Daerah, Ema Sumarna dan Dinas terkait sedang malakukan rapat untuk penerapan PTM bulan Juli 2021.
“Simulasi kemarin pak sekda dengan disdik terus mengadakan rapat sedang berjalan. Nanti prinsipnya mana saja sekolah siap betul akan dimulai,” ungkapnya.
“Ini dikoordinasikan langsung oleh kadisdik koordinasi dengan sekolah yang ada,” imbuhnya.
Oded menegaskan bahwa pihaknya optimis rangkaian persiapan PTM dapat selesai sebelum belum Juli. Sehingga, pada Juli nanti kegiatan PTM dapat direalisasikan dengan optimal.
“Harus optimis,” tandasnya.
Sementara itu, kepalaa UPT Puskesmas Cibuntu, Kurnia Tejaningtias menegasakan bahwa vaksinasi untuk PTK di YDSP sudah sesuai dengan data. Mereka merupakan PTK yang berada di wilayah Bandung Kulon.
“Total dua hari sekitar 3.800 supaya gampang mikir sekitar 4.000an. Kita dosis dua, sudah byname by adres,” ujarnya.
“Yang jelas hampir seluruhnya se kecamatan bandung kulon dihadirkan didisini dan beberapa sekolah bekerjasama dengan yayasan,” imbuhnya.
Kurnia mengungkapkan, sejauh ini proses vaksinasi berjalan dengan lancar. Hanya saja, ditemukan satu orang yang mengalami pusing setelah mendapat suntikan vaksin.
“Laporan tadi, ada satu yang pusing karena tadi malam kurang tidur dan takut disuntik,” ungkapnya.
Sementara itu, ketua panitia pelaksaan vaksinasi YDSP, Djoni Toat, mengatakan bahwa pihaknya bersyukur karena ditunjuk sebagai penyelenggara vaksinasi. Menurutnya, dalam proses vaksinasi pihaknya telah bekerjasama dengan Pemkot Bandung sebanyak tiga kali.
“Ya Jadi kami dari masyarakat tionghoa peduli bertempat di yayasan dana sosial priangan bandung alhamdulillah diberikan kepercayaan kembali oleh pemkot bandung khususnya dinas kesehatan untuk mebgadakan vaksinais masal ini yang ketiga kali,” katanya.
“total ada 14 ribu dilaksanakan khusus ketiga ini tenaga pendidik dan kependidikan jumlahnya 4.000 dua hari,” imbuhnya.
Djoni mengungkapkan, sebelum vaksinasi kali ini, pihaknya telah dipercaya untuk menyelenggarakan vaksinasi bagi Lansia sebanyak dua kali.
“Diluar itu lansia, sekitar 10 ribu total. Lansia sudah selesai ini tinggal 4.000 mudah mudahan kami punya tim bisa terus membantu oercepatan vaksinasi massal pemkot bandung kita ounya tim 200 tenaga kesegatan dan relawan admin 300 apabila masih diburuhkan siap sedia vaksinasi massal,” tandasnya.
Dimana daftarnya pak, karena kami bekerja di bidang jasa angkutan, mohon informasinya, trimakaih 🙏