BANDUNG — Musibah kebakaran melanda RT 07 RW 04 Kelurahan Sukapada, Cibeunying Kidul pada Kamis (11/9/2025) siang.
Enam rumah terdampak, lima di antaranya rusak parah. Meski tidak ada korban jiwa, sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi ke rumah kerabat atau tinggal sementara di sekitar lokasi.
Fitrianti, salah satu warga terdampak, masih haru saat mengenang kejadian itu.
“Ledakan tiba-tiba dari rumah sebelah membuat kami panik. Dalam hitungan menit, api sudah menjalar. Syukurlah warga sigap, saling bantu sebelum pemadam datang,” tuturnya.
Respon Cepat Pemerintah
Sekitar pukul 12.30 WIB, api berhasil dipadamkan setelah regu Pemadam Kebakaran Kota Bandung tiba. Tak hanya itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, juga langsung datang meninjau lokasi dan menyerahkan bantuan bagi warga terdampak.
“Pada saat seperti ini, keluarga maupun pemerintah harus sama-sama saling mendukung. Saya bersyukur warga pun kemarin sigap membantu sebelum Damkar datang. Sekarang giliran pemerintah hadir untuk meringankan beban,” ujar Farhan.
Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, peralatan sekolah, serta dukungan untuk lansia. Pemerintah juga berkoordinasi dengan Baznas dan BJB agar rumah-rumah yang rusak bisa segera diperbaiki.
“Tidak bisa 100 persen, tapi rumah-rumah ini akan diperbaiki agar layak ditempati kembali,” tambah Farhan.
Warga Merasa Diperhatikan
Fitrianti menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Terima kasih kepada pemerintah kota, terutama Pak Wali Kota. Kami merasa diperhatikan dan didukung untuk bangkit lagi,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Ketua RT 07, Dadang.
“Pemadam datang cepat, bantuan juga langsung disalurkan. Kehadiran wali kota memberi perhatian langsung, itu membuat warga merasa diperhatikan,” katanya.
Pastikan Anak Tetap Sekolah
Dalam kunjungannya, Farhan juga menyapa anak-anak yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat kebakaran. Ia memastikan mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan.
“Saya pastikan yang sempat putus sekolah harus bisa bersekolah kembali. Kalau ada yang tidak melanjutkan, akan kami bantu lewat program persamaan agar tetap dapat ijazah,” tegasnya.
Selain itu, Farhan juga menampung aspirasi warga terkait sewa tanah dan akses air. Ia berkomitmen mencari solusi yang adil.
“Saya mengerti sulitnya, tapi kebijakan harus memberi rasa keadilan bagi semua. Kita cari jalan terbaik bersama,” ujarnya.
Bagi warga Sukapada, musibah ini meninggalkan luka, tapi juga menumbuhkan harapan. Dukungan yang datang membuat mereka yakin bisa bangkit kembali.
“Harapan kami sederhana saja, rumah bisa diperbaiki meskipun tidak sempurna. Yang penting bisa ditempati dengan layak,” kata Fitrianti.
















