BANDUNG – Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kota Bandung, Idris Kuswandi mengabarkan bahwa Taman Alun-alun masih ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Sebelumnya, Taman Alun-alun Kota Bandung ditutup pasca Lebaran 1443 hijriah lantaran para pengunjung membuang sampah sembarangan.
Idris mengaku pihaknya masih menunggu instruksi pimpinan, mengingat masih ada beberapa perbaikan di sana.
“Masih ditutup, nunggu intruksi pimpinan dan sedang dalam perbaikan karpet dan penyediaan tempat sampah,” kata Idris saat dikonfirmasi, Selasa (24/5/2022).
“Kita nunggu petunjuk pimpinan soalnya pak kasat dan DPKP3 belum memerintahkan untuk dibuka. Bersama-sama tiap hari menjaga,” ujarnya.
Ia pun menemukan banyak masyarakat yang berasal dari luar Kota Bandung datang dan tidak mengetahui taman Alun-alun ditutup.
Bahkan kerap juga masyarakat yang beristirahat di selasar Masjid Agung masuk ke taman, begitu pula mereka yang hendak menggunakan bus Bandros.
Diwartakan Infobandungkota.com sebelumnya,
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memutuskan untuk menutup sementara kawasan Taman Alun-alun Kota mulai Jumat (6/5/2022).
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyebut bahwa penutupan ini dilakukan akibat perilaku pengunjung yang tidak menjaga kebersihan dan jumlah yang datang membeludak.
Bahkan nampak sebagian pengunjung berdempetan berharap dapat masuk ke area taman.
Wisatawan yang berada di pedestrian terlihat membeludak dan abai terhadap protokol kesehatan (prokes). Terlebih, banyak sampah yang menumpuk di jalur masuk kendaraan menuju area parkir di basement taman.
“Tentu menyayangkan perilaku warga yang menikmati fasilitas publik alun-alun ini ternyata tidak menjaga kebersihan sehingga ada risiko merusak fasilitas publik. Oleh karena itu sementara kita tutup,” ujar Yana Mulyana saat meninjau taman, Jumat (6/5/2022).
Yana Mulyana menyayangkan perilaku para wisatawan yang tidak menjaga kebersihan dan abai prokes.
“Kita lihat taman ditutup di sekitarnya itu warga berkumpul dan kita lihat perilaku mereka nyampah juga. Jadi ya kita sayangkan,” cetusnya.
Yana menjelaskan, penutupan dilakukan mengacu kepada kondisi di lapangan.
















