BANDUNG – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengakui vaksinasi Covid-19 terhadap warga lanjut usia (lansia) membutuhkan pengananan sedikit berbeda.
Hal itu disampaikan Yana Mulyana saat menghadiri acara Vaksinasi Gojek bersana dan Halodoc, di Monumen Perjuangan, Kota Bandung, Kamis (27/5/2021).
“Jadi kan begini mengenai vaksinasi terhadap Lansia itu treatment nya khusus, jadi belum tentu dia (Lansia) sekedar mau, tetapi belum tentu bisa juga, karena kan punya penyakit-penyakit yang harus di netralkan dulu. Misal kata diabetes, tekanan darah tinggi, atau penyakit bawaan lainnya dan itu juga harus di normalkan dulu,” ujarnya.
Di sisi lain, Yana Mulyana berharap program vaksinasi yang dilaksanakan oleh perusahaan Gojek ini bisa membantu lansia agar segera di vaksin.
“Jadi gabisa sekarang itu tiba-tiba, lansia itu mau bisa datang ke tempat vaksinasi, nah ini mudah-mudahan dengan Gojek, bisa di antara dan di jemput,” harap Yana.
Wakil Wali Kota Bandung itu juga meminta agar dari kewilayahan menyiapkan UGD mini.
“Kemudian kan kejadian paca imunisasi itu kan kita minta harus ada UGD mini, jadi gabisa sekarang menjemput bola asal vaksin gitu ke lansia, jadi kemarin saya (Yana) sudah ngobrol ke temen-temen kewilayahan, kalau bisa temen-temen kewilayahan itu mengkordinir, katakan lah di satu RW atau kelurahan 20 orang, itu nanti kita kerjasama dengan badan kesehatan yang punya UGD mini,” pintanya.
Lebih lanjut Yana mengaku waswas pemberian vaksinasi terhadap lansia ini itu setelah disuntikkan dosis vaksin Covid-19.
“Jadi kan karena kita khawatir itu pascanya ya, bukan sekedar suntik menyuntik ya, jadi ga bisa sekedar kita datang gitu ya. Jadi makanya mudah-mudahan seperti ini dan kita udah coba ajak kewilayahan, tapi tadi bergilir karena paketnya harus paket komplit terutama paket itu UGD mini itu harus komplit,” tandasnya.
















