BANDUNG — Persoalan titik kumpul sampah di kawasan Cicadas menjadi perhatian serius Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
Dalam tinjauan terbarunya, ia menegaskan perlunya langkah konkret dari aparat kewilayahan untuk mengatasi permasalahan tersebut secara bertahap.
“Sampah memang masih jadi masalah, terutama di Cicadas. Ini akan kita tangani satu per satu,” ujar Farhan, Rabu (23/4/2025).
Menurutnya, penanganan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah kota. Peran aktif dari camat, lurah, hingga ketua RT dan RW dinilai krusial untuk memastikan sistem pengelolaan sampah berjalan dengan baik.
Farhan juga menggarisbawahi pentingnya penerapan program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) secara aktif, serta sinergi dengan program Buruan SAE yang mendukung pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
“Harapannya, makin banyak kawasan bebas sampah, jumlah titik kumpul berkurang, dan potensi pelanggaran lingkungan seperti buang sampah sembarangan bisa ditekan,” tambahnya.
Pemerintah Kota Bandung pun mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Kolaborasi antara warga dan pemerintah dianggap menjadi kunci dalam menciptakan kota yang sehat, nyaman, dan bebas dari masalah sampah.
















