BANDUNG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar kegiatan retreat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya memperkuat soliditas, disiplin, dan semangat kebersamaan di tengah dinamika pemerintahan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menegaskan bahwa seluruh ASN wajib menjaga kedisiplinan dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku, terutama dalam menghadapi situasi dan tantangan yang tengah terjadi di tubuh pemerintahan daerah.
“Sesuai arahan Pak Wali Kota, seluruh ASN harus tunduk pada aturan. Tidak ada yang boleh melanggar ketentuan yang berlaku. Jika ada proses hukum atau panggilan resmi, ASN wajib mengikuti sesuai prosedur,” ujar Iskandar di Balai Kota Bandung, Senin (3/11/2025).
Ia menekankan bahwa sikap profesional dan patuh terhadap regulasi menjadi prinsip utama yang harus dipegang oleh seluruh pegawai, mulai dari kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga staf kelurahan.
Selain penguatan disiplin, Iskandar juga menyampaikan bahwa Pemkot Bandung akan menggelar retreat selama dua hari di Pusdikter Cimareme, Padalarang, yang diikuti oleh seluruh kepala OPD, camat, dan lurah.
“Peserta akan berangkat dari Balai Kota pukul 06.00 pagi dan kembali keesokan harinya sekitar pukul 12.00 siang. Tujuannya untuk mempererat hubungan antarpegawai sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta akan mendapatkan sejumlah materi dari berbagai narasumber, termasuk perwakilan dari Kementerian Pertahanan, Kemenko, Gubernur Jawa Barat, Wali Kota Bandung, hingga Ketua DPRD Kota Bandung.
Menurut Iskandar, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran ASN agar tetap solid, profesional, dan fokus memberikan pelayanan terbaik bagi warga Bandung.
“Apapun kondisi yang sedang kita hadapi, layanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu. Bahkan harus ditingkatkan. Misalnya penanganan PJU, traffic light, jalan rusak, hingga pohon tumbang saat musim hujan semuanya harus tetap berjalan normal,” tegasnya.
Ia menutup dengan menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan komitmen ASN menjadi kunci keberhasilan Pemkot Bandung dalam menjaga kepercayaan publik.
“Kita harus tetap optimis dan kompak. Dengan kebersamaan, Pemkot Bandung akan terus mampu memberikan pelayanan terbaik untuk warganya,” tutur Iskandar.
















