BANDUNG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit membenarkan terduga teroris yang menembak anggota polisi di Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021) sore tadi adalah seorang perempuan kelahiran 14 September 1995 berinisial ZA.
Jenderal Listyo Sigit mengungkapkan bahwa wanita belia tersebut berstatus pelajar dan lahir di Jakarta Timur.
“Dari hasil olah TKP ditemukan kartu yang menunjukkan identitas yang bersangkutan. Lalu lewat sidik jari dan face recognizing ternyata benar yang bersangkutan adalah ZA yang beralamat di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur,” ungkap Listyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/03/2021), dilansir dari Kompas.
Berdasarkan hasil penyelidikan, ZA merupakan lone wolf berideologi ISIS yang terlihat dari posting-an media sosialnya. Ia adalah mantan mahasiswa yang drop out dari perguruan tinggi pada semester 5.
Polisi juga menemukan posting-an di akun Instagram ZA berupa gambar bendera ISIS dan posting-an terkait jihad, yang baru diunggah 21 jam lalu.
Kapolri pun telah menyelidiki di rumah ZA dan menemukan surat wasiat tulisan untuk keluarganya.
“Di rumahnya juga ada surat wasiat dan di grup Whatsapp keluarga ada kata-kata dia akan pamit,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit.
Listyo Sigit pun sudah memerintahkan Kadensus 88 untuk mendalami kelompok yang terkait dengan terduga teroris ZA.
















