BANDUNG – Meskipun restoran atau kafe sudah mulai menjamur, eksistensi kuliner kaki lima tidak terkalahkan. Tak sedikit orang memilih makan atau jajanan kaki lima.
Selain karena harga yang lebih bersahabat, banyak kulineran yang dijual para pedagang kali lima (PKL) juga memiliki cita rasa yang lezat.
Dari Sabang sampai Merauke terdapat banyak jajanan kaki lima, termasuk di Kota Bandung, Jawa Barat.
Banyak kuliner kaki lima yang menjamur di Kota Kembang, tidak terkecuali di daerah Citarum.
Dan berikut Infobandungkota.com merokomendasikan sederet jajanan kaki lima di Kawasan Citarum:
1. Lomie 88 Bakmie

Sobat Bandung mungkin suka dengan ragam olahan mie. Nah, kamu harus coba mie yang satu ini. Namanya Lomie.
Mie ini disajikan dengan berbagai campuran di dalamnya termasuk mi berukuran agak besar dan juga bakso.
Mungkin sepintas memang terlihat seperti mie bakso biasa. Eits, namun lomie ini punya ciri khas tersendiri, yaitu kuah kental dengan cita rasa manis sekaligus gurih. Menu lomie pun bisa jadi alternatif sajian mi untuk kamu yang bosan dengan mi bakso biasa.
Lomie dan bakmi mungkin sudah banyak di Bandung, tetapi mencari rasa dan Kuah yang enak itu yang sulit. Untuk itu, Infobandungkota.com merekomendasikan Lomie 88.
Namun apa yang berbeda dari Lomie 88 Bakmie ini?
Kelembutan tekstur mie dengan perpaduan kuah kental Lomie yang jarang ditemui dari kedai lainnya. Dengan cita rasa yang gurih tetapi manis membuat Lomie ini menjadi salah satu destinasi wisata kuliner kaki lima di Bandung. Menjadi favorit karena tempat yang mudah juga untuk dikunjungi karena tepat berada di bunderan taman Citarum.
Penjual dari kedai ini, Rudi mengatakan sudah berdiri hampir 5 tahun.
” Sudah hampi 5 tahun saya berjualan disini, Alhamdulillah ramai selalu. Apalagi jam istirahat. Karena kita buka dari jam 8 pagi – 8 malam,” ujarnya.
Dengan menu yang hampir semua menjadi favorit, namun Lomie adalah tetap favorit pertama pengunjung. Mie dengan adonan lembut dan rasa yang enak dipadukan dengan kuah yang kental itu ciri khas dari Lomie dan bakmie 88.
“Kita punya 4 menu, Lomie ayam bakso pangsit, Yamin manis bakso pangsit, bakmie kuah baso pangsit, spesial bakso kuah. Semua menjadi favorit, tetapi tetap Lomie yang pertama. Mie lembut Kuah kental dengan rasa ciri khas kami,” jelasnya.
Harga terjangkau mulai dari Rp. 20.000 an saja sudah bisa membeli Lomie 88 bakmi.
Buka pukul 8.00 WIB – 20.00 WIB.
2. Cilor dan Martabak Telor Istiqomah

Sobat Bandung pasti sudah tidak asing dengan jajanan aci telor alias cilor. Dari anak kecil hingga dewasa siapa yang tidak suka dengan jajanan satu ini.
Namun bagi kamu pecinta jajanan cilor, wajib coba beli cilor Istiqomah. Loh istiqomah?
Ya, karena berada di taman Citarum depan Istiqomah, jadi diberi nama cilor dan martabak telor Istiqomah.
Dalam satu gerobak sudah terdapat martabak telor, cilor, sosis telor bahkan telor gulung. Komplet sudah jajanan favorit yang menjadi kalangan umum.
Pemilik kedai jajanan, Imad menceritakan bisa berjualan 4 jajanan sekaligus dengan bahan pokok yang sama yaitu telor. Sehingga pasti akan menjadi favorit di kawasan ini, lalu membedakan dengan lainnya adalah adonan telor asli yang tidak dicampur dengan air sehingga rasa yang lebih gurih dan enak.
” Telor adalah bahan pokonya sehingga saya berjualan langsung ke-4 macam ini. Semuanya disukai oleh pengunjung bahkan kalangan yang sangat umum dari anak kecil hingga dewasa,” tuturnya.
” Yang menjadi pembeda adonan telor disini asli tidak memakai campuran bahan lain. Seperti air atau terigu. Karna saya ingin asli dan enak. Rasa juga pasti menjadi beda dengan yang lain,” tambahnya.
Harga martabak berkisar Rp5.000 sudah mendapat 4 biji. Namun lainnya sama hanya Rp1000 per tusuk. Harga sangat terjangkau bukan,
Buka pukul 7.00 WIB – 16.00 WIB.
3. Kue Cubit Mang Anca

Kali ini kita beralih dengan jajanan kue yang manis. Wargi Bandung pasti sudah kabita mendengar kata kue cubit di Bandung. Maka kawasan Citarum menjadi salah satu wisata kuliner dengan memiliki Kue Cubit Mang Anca ini.
Sang pemilik kedai, Anca mengungkapkan kue cubit ini berbeda dengan yang lain karna dengan ciri khas kue cubit kekinian dengan memiliki toping Nutella yang pasti hampir masyarakat menyukai toping ini, dan sedang viral toping makanan manis.
“Kalo sudah lewat kedai mang Anca pasti seungit, dan terlihat ada Nutella dari depan. Ya, karna ini kue cubit kekninian dengan toping yang kekninian. Masih jarang untuk kue cubit yang memakai toping ini, biasanya meses dan keju saja,” katanya.
Disini ada 2 adonan original dan matcha. Dari toping ada meses, Chaca, Nutella mix, keju dan Oreo. Namun paling favorit ada di Nutella mix.
“Adonan ada original dan matcha. Toping sangat beragam seperti di menu. Tapi paling favorit tetap ada di Nutella mix karna itu yang terkenalnya,” ujarnya.
Wargi Bandung wajib mencoba kue cubit mang Anca ini dengan harga dimulai dari Rp10.000 – Rp22.000 saja.
Buka setiap Hari pukul 09.00 WIB – 18.00 WIB.
4. Es Campur Istiqomah

Panas bolong pada siang hari enaknya minum yang segar!
Nah masi di Kawasan Citarum, kali ini kesegaran hadir dari gerobak Es Campur Istiqomah.
Selain es campur, ada juga es teller, es kelapa, es kelapa alpukat bahkan es alpukat, kumplit bukan. Salah satu jajanan legendaris dan tradisional di Bandung.
Pemilik kedai Es Campur, Ari menjelaskan dengan berbagai jenis Es segar yang ada disini, Es campur adalah juaranya karena sangat berbeda dengan yang lainnya menjadi ciri khas yang baru yaitu ada tape didalamnya.
Lalu memakai es yang masih diserut adalah kunci tradisional yang masih melekat disini, menjadikan rasa manis yang enak, segar dan juga tradisional.
” Es campur adalah juaranya disini karena memakai tape menjadi ciri khas yang baru berbeda dengan yang lain. Dengan wangi dan tekstur menyatu dengan toping lainnya seperti kelapa, alpukat dan lainnya. Namun Es Segar lainnya pun tetap disukai,” jelasnnya.
“Nah, Es yang masih diserut itu adalah kuncinya menjadikan rasa khas yang tradisional dan memakai gula dengan bumbu rahasia yang menjadi lebih nikmat,” tambahnya.
Harga yang sangat terjangkau dan sama rata hanya Rp15.000. Wargi Bandung jangan sampai kelewatan jika ada di kawasan Citarum ini.
Buka pukul 09.00 WIB – 16.00 WIB.
Reporter: Nadia Ayu (Int) | Script Editor: Novi
















