• Tentang Kami
  • Iklan
  • Privacy Policy
Tuesday, 28 July 2026
Advertisement
  • Login
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA
LAPOR
No Result
View All Result
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA
No Result
View All Result
Infobandungkota.com
Home Bandung Kota

Sejarah Awal Lahirnya Kota Bandung: Dari Krapyak Hingga Kota Metropolitan

Asep Sonny Sonjaya by Asep Sonny Sonjaya
25 Sep 2025
in Bandung Kota, Bandung Raya
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Sejarah Awal Lahirnya Kota Bandung: Dari Krapyak Hingga Kota Metropolitan

Photo / sikn.jabarprov.go.id

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG — Kota Bandung, ibu kota Provinsi Jawa Barat, resmi berdiri pada 25 September 1810. Namun, jauh sebelum tanggal itu ditetapkan sebagai hari jadi, Bandung telah melalui perjalanan panjang yang sarat dengan dinamika sejarah mulai dari pemindahan pusat pemerintahan Kabupaten Bandung di Krapyak, masa kolonial Belanda, hingga menjadi salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia.

Asal Usul: Dari Krapyak ke Pusat Kota Baru

Berita Terkait

Pasokan Air Bersih di Bandung Dipastikan Aman saat Kemarau, Distribusi Tangki Terus Berjalan

Pasokan Air Bersih di Bandung Dipastikan Aman saat Kemarau, Distribusi Tangki Terus Berjalan

27 July 2026
Buruan SAE Kota Bandung Dilirik Dunia, Jadi Bahan Studi Program Pangan Global di Italia

Buruan SAE Kota Bandung Dilirik Dunia, Jadi Bahan Studi Program Pangan Global di Italia

26 July 2026
Jabar Berseka Digelorakan, Warga Diajak Pilah Sampah dari Rumah untuk Wujudkan Bandung Raya Lebih Bersih

Jabar Berseka Digelorakan, Warga Diajak Pilah Sampah dari Rumah untuk Wujudkan Bandung Raya Lebih Bersih

25 July 2026
Pengamanan Kota Bandung Diperketat, Patroli Gabungan dan Pengawasan 24 Jam Siap Jaga Warga

Pengamanan Kota Bandung Diperketat, Patroli Gabungan dan Pengawasan 24 Jam Siap Jaga Warga

24 July 2026

Sebelum dikenal dengan nama Bandung, pusat pemerintahan Kabupaten Bandung berada di Krapyak (kini wilayah Dayeuhkolot, sekitar 11 km dari pusat kota).

Pada abad ke-17 hingga awal abad ke-19, Krapyak menjadi keraton atau pusat kekuasaan bupati. Namun, letaknya rendah dan rawan banjir karena berada di pertemuan Sungai Cikapundung dan Citarum.

Situasi itu membuat R.A. Wiranatakusumah II, Bupati Bandung (1794–1829), memindahkan pusat pemerintahan ke lokasi yang lebih strategis dan dekat dengan pembangunan Jalan Raya Pos (Groote Postweg) karya Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels.

Pemindahan dilakukan bertahap: dari Cikalintu (Cipaganti), ke Balubur Hilir, lalu ke Kampung Bogor (kini Gedung Pakuan).

Tanggal 25 September 1810 ditetapkan sebagai hari resmi perpindahan ibu kota Kabupaten Bandung dari Krapyak ke lokasi baru di tepi barat Sungai Cikapundung. Inilah yang kini diperingati sebagai Hari Jadi Kota Bandung.

Banyak orang keliru mengira Bandung didirikan oleh Daendels, padahal sesungguhnya inisiatif berasal dari Wiranatakusumah II. Daendels hanya memberi arahan agar pusat kota berada dekat Jalan Raya Pos (kini Jalan Jendral Sudirman – Jalan Asia Afrika – Jalan Ahmad Yani).

Masa Kolonial dan Pra-Kemerdekaan (1810–1945)

Setelah resmi berdiri, Bandung masuk ke dalam masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Sejak tahun 1906, Bandung ditetapkan sebagai gemeente (kotamadya), menandai awal transformasi kota dari sekadar pemukiman administratif menjadi pusat perkotaan modern.

Pada masa ini, fasilitas publik mulai dibangun: kantor pemerintahan, jalur jalan, pasar, hingga infrastruktur kota. Ekspansi wilayah pun dilakukan lewat aneksasi daerah sekitar, sekaligus penataan tata ruang kota secara lebih sistematis.

Arsitektur Bandung juga berkembang pesat dengan gaya Hindia Belanda dan New Indies Style, yang hingga kini masih bisa dilihat pada bangunan bersejarah seperti Gedung Kologdam atau kompleks Jaarbeurs.

Periode Revolusi Kemerdekaan (1945–1950)

Seusai Proklamasi 1945, Bandung menjadi salah satu kota penting dalam revolusi. Namun situasi perang memaksa pemerintahan kota berjalan dalam kondisi darurat.

Momen paling heroik adalah Bandung Lautan Api pada 23–24 Maret 1946. Warga Bandung membakar kotanya sendiri agar tidak dapat digunakan kembali oleh tentara Belanda. Peristiwa ini bukan hanya menjadi catatan sejarah lokal, tetapi juga simbol perlawanan bangsa Indonesia.

Era Pasca Kemerdekaan dan Bandung Modern (1950–sekarang)

Setelah kemerdekaan, Bandung berkembang menjadi pusat pemerintahan Jawa Barat sekaligus pusat pendidikan, ekonomi, dan kebudayaan. Pertumbuhan pesat terjadi lewat urbanisasi, pembangunan kampus-kampus besar, serta lahirnya industri kreatif.

Namun, perkembangan ini juga membawa tantangan kota besar: kemacetan, urbanisasi padat, dan masalah lingkungan. Perluasan administratif pun terus dilakukan, menyerap sebagian wilayah Kabupaten Bandung untuk mendukung pertumbuhan kota.

Kini, Bandung dikenal sebagai kota metropolitan ketiga terbesar di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya, dengan identitas kuat sebagai kota pendidikan, riset, sekaligus destinasi wisata budaya dan kuliner.

Asal Nama “Bandung”

Nama “Bandung” diyakini berasal dari kata “bendung” atau “bendungan”, merujuk pada terbentuknya danau purba akibat aliran Sungai Citarum yang terbendung lava Gunung Tangkuban Parahu. Daerah yang dulu berupa danau itu kemudian menjadi dataran subur tempat berkembangnya permukiman.

Versi lain menyebut nama Bandung berasal dari dua perahu (bandung) yang digunakan R.A. Wiranatakusumah II saat menyusuri Sungai Citarum mencari lokasi ibu kota baru. (PPID Kota Bandung)

Dari Krapyak yang rawan banjir hingga menjadi kota metropolitan penuh sejarah, Bandung tumbuh sebagai kota dengan identitas unik.

Sejarah panjang ini terekam dalam berbagai monografi resmi pemerintah maupun catatan sejarah populer, membuktikan bahwa Bandung bukan hanya sekadar kota, tetapi juga simbol perjuangan, kreativitas, dan dinamika masyarakatnya.

 

**

Artikel ini dirangkum dari berbagai sumber: 

https://humas.bandung.go.id/berita/sejarah-singkat-kota-bandung-dari-krapyak-cipaganti-hingga-jalan-pos

https://ppid.bandung.go.id/knowledgebase/cerita-rakyat-bandung-asal-usul-nama-bandung/

https://jdih.bandung.go.id/home/profil/sejarah-kota-bandung

https://sikn.jabarprov.go.id/index.php/bandung-tempo-dulu-jl-asia-afrika-nampak-delman-menjadi-alat-transportasi-saat-itu

Tags: BandungBupati BandungHari Jadi Kota BandungHJKBKota BandungSejarah Kota BandungWiranatakusumah

Rekomendasi untuk Anda

Pasokan Air Bersih di Bandung Dipastikan Aman saat Kemarau, Distribusi Tangki Terus Berjalan
Bandung Kota

Pasokan Air Bersih di Bandung Dipastikan Aman saat Kemarau, Distribusi Tangki Terus Berjalan

27 July 2026
Buruan SAE Kota Bandung Dilirik Dunia, Jadi Bahan Studi Program Pangan Global di Italia
Bandung Kota

Buruan SAE Kota Bandung Dilirik Dunia, Jadi Bahan Studi Program Pangan Global di Italia

26 July 2026
Jabar Berseka Digelorakan, Warga Diajak Pilah Sampah dari Rumah untuk Wujudkan Bandung Raya Lebih Bersih
Bandung Kota

Jabar Berseka Digelorakan, Warga Diajak Pilah Sampah dari Rumah untuk Wujudkan Bandung Raya Lebih Bersih

25 July 2026
Pengamanan Kota Bandung Diperketat, Patroli Gabungan dan Pengawasan 24 Jam Siap Jaga Warga
Bandung Kota

Pengamanan Kota Bandung Diperketat, Patroli Gabungan dan Pengawasan 24 Jam Siap Jaga Warga

24 July 2026
Persib Resmi Bebas Sanksi FIFA, Sudah Boleh Beli dan Daftar Pemain Baru Lagi
Olahraga

Persib Resmi Bebas Sanksi FIFA, Sudah Boleh Beli dan Daftar Pemain Baru Lagi

24 July 2026
Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar Kolaborasi Tata Ulang Teras Cihampelas
Bandung Kota

Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar Kolaborasi Tata Ulang Teras Cihampelas

23 July 2026
Next Post
Warga Bandung Didorong Siaga Bencana dimulai dari Tingkat RW

Warga Bandung Didorong Siaga Bencana dimulai dari Tingkat RW

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

Perkara Doni Salmanan, Si “Sultan Soreang” Naik ke Proses Penyidikan

Doni Salmanan Asetnya Dikembalikan dan Bebas dari Kewajiban Ganti Kerugian korban

15 December 2022
Mobil Seruduk Motor yang Terparkir, Begini Penjelasan Polisi

Mobil Seruduk Motor yang Terparkir, Begini Penjelasan Polisi

2 April 2022
Ini Besaran UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2021

Ini Besaran UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2021

22 November 2020
Buah Batu Mulai Steril dari Kabel dan Tiang, APJATEL Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial

Buah Batu Mulai Steril dari Kabel dan Tiang, APJATEL Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial

15 December 2025
Prakiraan Cuaca Bandung Raya Hari Ini, Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Seorang Wanita Melakukan Percobaan Bunuh Diri di Flyover Pasupati, Begini Ceritanya

30 September 2021
Infobandungkota.com

© PT Nusantara Data Indonesia

PT CIPTAMAYA PRAKASA INDONESIA

  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Privacy Policy
  • Media Partner

Follow Us

No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA

© PT Nusantara Data Indonesia

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In