BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akhirnya melauncing aplikasi pasar pintar berbasis android, di Balai Kota Bandung, pada Jumat (11/9/2020),
Aplikasi tersebut memiliki manfaat yang muaranya bertujuan untuk memulihkan ekonomi Kota Bandung di tengah pandemi Covid-19.
Launching aplikasi pintar ini, Wali Kota Bandung, Oded M Danial dalam sambutannya menilai, aplikasi pasar pintar merupakan transformasi digital bermanfaat yang menjadi solusi di tengah pandemi Covid-19.
Dengan aplikasi tersebut, warga Kota Bandung akan mengalami perubahan transaksi bisnis, dari konvensional menjadi digital non tunai.
Oded menilai hal itu relatif efektif untuk mencegah infeksi virus corona. Sebab, tidak perlu berdesakan hanya untuk berbelanja.
“Tentu saja hari ini kita bersama-sama kumpul peluncuran aplikasi pasar pintar ini merupakan bagian dari pada inovasi kolaborasi yang kita lakukan bahkan sesuai dengan pil pembangunan Mang Oded dan Yana Mulyana (Wakil Wali Kota),” tutur Oded M Danial.
Menurut Mang Oded, aplikasi pasar pintar akan membuat warga Kota Bandung lebih mudah untuk membeli kebutuhan pokok secara daring.
“Pihak ketiga adalah desentalisasi artinya mendekatkan pelayanan masyarakat lebih sederhna lebih mudah, cepat mudah dan murah itu penting ciri daripada desentalisasi itu adalah cepat mudah dan murah.
Oded sendiri di rumah dengan anak-anak memesan makanan cukup pakai aplikasi,” jelasnya.
Wali Kota Bandung itu pun berharap dengan adanya inovas ini bisa membantu kehidupan warga sehari-hari. Terlebih, berbelanja secara daring dinilai efektif mencegah penyebaran Covid-19.
“Saya berharap hadir nya inovasi-inovasi ini merupakan bagian dari upaya kita dalam melakasanakan kehidupan sehari-hari kita agar kita bisa mengantisipasi meminimalisir terjadinya penyebaran virus corona ini, sehingga inshaallah kota bandung bisa aman dan terkendali,” harapnya.
Jauhi Inovasi Negatif
Oded M Danial meminta warga Kota Bandung untuk berlomba-lomba dalam berinovasi yang positif, dan menjauihi hal negatif.
“Saya kira itulah barangkali harapan kang oded yang penting setiap adanya inovasi-novasi yang sifatnya positif pasti didukung. Jangan bikin inovasi yang negatif jangan sampai hadir ditengah-tengah kita,” ujar Oded.
Mang Oded juga berpesan agar warga juga mengamalkan “Amar Ma’ruf Nahi Munkar“, yakni perintah menegakkan yang benar dan melarang yang salah.
“Pesan saya terakhir pakai aplikasi atau teknologi apapun yang penting tugas kita adalah mengamal Amar Ma’ruf Nahi Munkar, menghadirkan,” tegas Oded.
“Pogram yang bersifat positif itulah amal Ma’ruf namanya, begitu pula bagaimana kita meminimalisir menghilangkan inovasi-inovasi yang bersifat negatif inshaallah kalo semua sudah seperti itu saya yakin Bandung akan menjadi bandung yang juara dan Bandung berkah,” tandasnya.
Klik link ini untuk unduh aplikasi pasar pintar.

















