• Tentang Kami
  • Iklan
  • Privacy Policy
Monday, 31 August 2026
Advertisement
  • Login
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA
LAPOR
No Result
View All Result
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA
No Result
View All Result
Infobandungkota.com
Home Bandung Kota

Pengakuan Warga Bandung Jadi Korban Pungli di TPU Cikadut

Febri Oktapiana by Febri Oktapiana
12 Jul 2021
in Bandung Kota
Reading Time: 2 mins read
0 0
1
Investigasi Pungli TPU Cikadut, Warga Bandung Diminta Jangan Takut Lapor

Ilustrasi

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG – Korban pungutan liar (pungli) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut, Kota Bandung, bukan hanya satu orang.

Diwartakan sebelumnya, dugaan pungutan liar terhadap keluarga jenazah pasien Covid-19 di TPU Cikadut menimpa Yunita Tambunan (47).

Berita Terkait

Fun Fishing Jurnalis dan ASN, Pewarta Balai Kota Bandung Perkuat Sinergi dengan Pemkot

Fun Fishing Jurnalis dan ASN, Pewarta Balai Kota Bandung Perkuat Sinergi dengan Pemkot

29 August 2026
SDN 026 Bojongloa Dipindahkan Sementara ke SDN 148 Mulai 7 September 2026

SDN 026 Bojongloa Dipindahkan Sementara ke SDN 148 Mulai 7 September 2026

28 August 2026
UHC hingga Padat Karya, Begini Cara Pemkot Bandung Tangani Kemiskinan

UHC hingga Padat Karya, Begini Cara Pemkot Bandung Tangani Kemiskinan

27 August 2026
Wali Kota Bandung Minta Maaf soal Kemacetan BRT, Pastikan Proyek Rampung 2027

Wali Kota Bandung Minta Maaf soal Kemacetan BRT, Pastikan Proyek Rampung 2027

24 August 2026

Saat itu, Yunita yang harus memakamkan jenazah ayahnya yang meninggal karena Covid-19 pada tanggal 6 Juni 2021 lalu dikenakan biaya sebesar 2,8 Juta untuk prosesi pemakaman.

Namun ternyata, hal serupa juga dialami oleh Cecep Wahyu Ramdani, warga Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, saat akan memakamkan jenazah ayahnya di TPU Cikadut, pada tanggal 6 Juli 2021.

Saat itu, petugas pemakaman TPU Cikadut menawari Cecep liang lahat yang dekat dengan jalan raya untuk jenazah ayahnya dengan catatan harus membayar uang Rp.5.000.000.

“Saya ditawari, dari pemerintah mah gratis tapi jaraknya jauh. Kalau mau (liang lahat) yang dekat harganya Rp 5 juta, saya diajak ke lokasi pilih yang mana, ya supaya cepat,” kata Cecep di Bandung, Senin (12/7/2021).

Cecep yang sudah mengetahui jika seluruh biaya pemakaman jenazah pasien Covid-19 gratis dan ditanggung pemerintah sempat adu argumen dengan petugas pemakaman tersebut. Namun karena sudah larut malam dan berharap ayahnya cepat dimakamkan, Cecep pun tawarmenawar harga dengan petugas.

Cecep mengungkapkan, ayahnya meninggal sekitar Pukul 16.00 WIB di Rumah Sakit Santo Yusup. Untuk mengecek pemakaman, Cecep datang ke TPU Cikadut dan melakukan pendaftaran. Pada saat pendaftaran, tawar menawar terjadi hingga pada akhirnya jenazah ayahnya dimakamkan sekitar pukul 12.00 malam.

“Saya tawar mereka ngasih harga Rp 3 juta. Tapi saya tidak mau, saya sanggup hanya Rp 2,5 juta itu juga uang hasil pinjam. Akhirnya mereka mau,” ungkapnya.

Transaksi dilakukan di bawah tangan, lantaran ingin ayahnya cepat dimakamkan karena semakin lama malam semakin larut, Cecep tidak terpikir untuk meminta kwitansi

“Enggak ada kwitansi. Sudah malam, repot,” ungkapnya.

Korban dugaan pungutan liar lainnya yang dilakukan oleh oknum petugas pemakaman di TPU Cikadut, adalah seorang wanita berinisial  J, warga Kecamatan Rancasari, Kota Bandung. Dia memakamkan jenazah ayahnya yang meninggal karena Covid-19 pda tanggal 5 Juli 2021.

Saat dihubungi wartawan, J mengatakan petugas pemakaman telah memasang tarif pemakaman saat keluarganya mendaftarkan jenazah almarhum ayahnya ke petugas pemakaman di TPU Cikadut. Dia pun heran lantaran harga pemakaman siang dan malam ternyata berbeda.

“Ada yang Rp 6 juta, ada yang Rp 4 juta. Rp 6 juta itu malam, kalau siang Rp 4 juta,” kata J saat dihubungi.

Sama seperti korban dugaan pungli lainnya, Keluarga J pun melakukan tawar menawar dengan petugas pemakaman di TPU Cikadut.

“Kemarin karena paman saya nego. Dinego jadi Rp 2,5 juta,” tuturnya.

J mengungkapkan negosiasi dan tawar menawar dilakukan di dalam kantor UPT TPU Cikadut sebelum pemakaman.

Setelah negosiasi, ayahnya yang meninggal sore hari baru dimakamkan pada malam hari.

“Ada pendaftaran di bawah (kantor UPT) sebelum naik ke pemakaman, di kantor daftar dulu,” sebutnya.

J sempat meminta kwitansi, namun petugas yang meminta tidak memberikan. Sementara uang sebesar Rp 2.500.000 dibungkus amplop berwarna putih.

“Enggak ada bukti terima, kita ngamplop,” ungkapnya.

J mengaku baru menyadari jika ternyata biaya pemakaman jenazah pasien Covid-19 gratis dari pemberitaan terkait adanya dugaan pungutan liar di TPU Cikadut. Dia pun berharap korban yang mengalami pungutan liar serupa dengannya bisa angkat bicara agar tidak ada lagi pungutan liar di TPU Cikadut.

“Ini juga baru tahu, ternyata gratis,” tandasnya.

Tags: Kota BandungPungliTPU Cikadut

Rekomendasi untuk Anda

SDN 026 Bojongloa Dipindahkan Sementara ke SDN 148 Mulai 7 September 2026
Bandung Kota

SDN 026 Bojongloa Dipindahkan Sementara ke SDN 148 Mulai 7 September 2026

28 August 2026
UHC hingga Padat Karya, Begini Cara Pemkot Bandung Tangani Kemiskinan
Bandung Kota

UHC hingga Padat Karya, Begini Cara Pemkot Bandung Tangani Kemiskinan

27 August 2026
Wali Kota Bandung Minta Maaf soal Kemacetan BRT, Pastikan Proyek Rampung 2027
Bandung Kota

Wali Kota Bandung Minta Maaf soal Kemacetan BRT, Pastikan Proyek Rampung 2027

24 August 2026
Bawa Nama Bandung ke Pentas Dunia, 10 Pelajar Ikuti Youth Leadership Camp di Malaysia
Bandung Kota

Bawa Nama Bandung ke Pentas Dunia, 10 Pelajar Ikuti Youth Leadership Camp di Malaysia

21 August 2026
Ruang Terbuka Hijau Cihanja Diresmikan, 2.503 Bibit Pohon Ditanam untuk Jaga Mata Air
Bandung Kota

Ruang Terbuka Hijau Cihanja Diresmikan, 2.503 Bibit Pohon Ditanam untuk Jaga Mata Air

20 August 2026
Pohon Jalan R.E. Martadinata Segera Ditanam Kembali dan Pemkot Selidiki Kasus Pengulitan
Bandung Kota

Pohon Jalan R.E. Martadinata Segera Ditanam Kembali dan Pemkot Selidiki Kasus Pengulitan

19 August 2026
Next Post

Prakiraan Cuaca Bandung Raya Hari Ini, Selasa 13 Juli 2021

Comments 1

  1. Wino says:
    5 years ago

    Bukan pungli kalau kata Pak Ulung Kapolrestabes sih…
    Karena adanya proses negosiasi…
    Laaah gimana gak negosiasi jenazah harus di makam kan malam itu jg – krn cov 19*** krn memang begitu prosedur nya, hrs dimakamkan sesegera mungkin.
    “Dipersulit dgn sejuta alasan yaaa inilah ya itulah, kalo pihak klg bisa memmilih dimakamkan oleh sendiri, gakan ada kejadian “negosiasi” tersebut sebab lbh mudah dimakamkan oleh sendiri dibawa pulang diurus oleh dkm atau oleh yayasan pemakaman dan dimakam kan di pemakaman reguler daaan lebih murah tentu nya!
    Ini harus nya Gratis malah berbayar!
    Anehkan?!?!?
    (Menurut hemat sy Pak Kapolrestabes, tdk seharus nya berstatement demikian, krn saat ini situasi nya pandemic & serba sulit)

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

Perkara Doni Salmanan, Si “Sultan Soreang” Naik ke Proses Penyidikan

Doni Salmanan Asetnya Dikembalikan dan Bebas dari Kewajiban Ganti Kerugian korban

15 December 2022
Mobil Seruduk Motor yang Terparkir, Begini Penjelasan Polisi

Mobil Seruduk Motor yang Terparkir, Begini Penjelasan Polisi

2 April 2022
Ini Besaran UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2021

Ini Besaran UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2021

22 November 2020
Buah Batu Mulai Steril dari Kabel dan Tiang, APJATEL Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial

Buah Batu Mulai Steril dari Kabel dan Tiang, APJATEL Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial

15 December 2025
Usai Tertibkan 57 Bangunan Liar di Jalan Ibrahim Adjie, Pasar Tumpah Kiaracondong Jadi Sasaran Berikutnya

Usai Tertibkan 57 Bangunan Liar di Jalan Ibrahim Adjie, Pasar Tumpah Kiaracondong Jadi Sasaran Berikutnya

11 August 2026
Infobandungkota.com

© PT Nusantara Data Indonesia

PT CIPTAMAYA PRAKASA INDONESIA

  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Privacy Policy
  • Media Partner

Follow Us

No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • BANDUNG
    • JAWA BARAT
    • NASIONAL
  • CITIZEN REPORT
  • EXPLORE BDG
    • KULINER
    • WISATA
    • HERITAGE
  • LIFESTYLE
    • MUSIK
    • HOBI
    • BELANJA
  • OLAHRAGA

© PT Nusantara Data Indonesia

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In