BANDUNG – Kapolda Jawa Barat (Jabar), Irjen Pol Ahmad Dofiri memberikan tanggapan terkait jebolnya penyekatan di perbatasan Bekasi – Karawang tepatnya di cek poin Kedungwaringin.
Menurutnya, hal itu merupakan upaya petugas gabungan yang terpaksa meloloskan pemudik karena kondisi yang tidak terkendali.
“Kemarin yang terjadi di Karawang, bahwa diloloskan itu karena situasinya. Jadi dua jalur itu sudah dipakai olehbpara pengendara tadi. Sehingga kalau kita balikin tidak mungkin, sehingga sebagian kita loloskan,”ucap Dofiri saat melakukan peninjauan ke pos cek poin tol Cileunyi, Bandung, Senin (10/5/2021).
Namun Kapolda Jabar itu menegaskan kepada para pemudik yang lolos di pos penyekatan Kedungwaringin jangan gembira dahulu. Sebab Dofiri menyebut bahwa aparat di wilayah Jawa Barat melakukan penyekatan secara berlapis.
“Saya ingatkan bahwa, titik penyekatan yang ada di wilayah Polda Jawa Barat itu ada 158, jadi berlapis-lapis. Nanti di Subang, mereka akan dibalikan,” tegas Dofiri.
Bahkan Kalpoda Jabar itu memastikan pihaknya akan melakukan penambahan pasukan di titip penyekatan yang ada di sepanjang jalur Pantura.
“Kita akan tambah pasukan seperti di titik sekat Karawang, Patok Besi Subang, Patrol sampai Cirebon. Dan 1×24 jam sudah standbay. Jadi jangan di harap mengelabui petugas kapan istirahat, kapan waktunya mereka berbuka. 1×24 jam kita nonstop melakukan ini,” tandasnya.
















