BANDUNG — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya angkat bicara terkait insiden penjarahan yang menimpa rumah pribadinya di Bintaro, Tangerang Selatan. Melalui Akun Pribadi Instagram Sri Mulyani yaitu @smindrawati.
Peristiwa Penjarahan ini terjadi di tengah gelombang demonstrasi yang marak beberapa hari terakhir.
Dalam pernyataan yang disampaikan melalui media sosialnya, Sri Mulyani tidak hanya mengucapkan terima kasih atas simpati yang diberikan publik, tetapi juga menyampaikan permohonan maaf.
“Kami mohon maaf, pasti masih banyak sekali kekurangan. Bismillah, kami perbaiki terus menerus” ujar Sri Mulyani yang dikutip dari postingan instagram @smindrawati
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas insiden di mana rumahnya dijarah massa pada Minggu dini hari, 31 Agustus 2025.
Sejumlah media melaporkan bahwa penjarahan terjadi dalam dua gelombang dan mengakibatkan kerusakan serta hilangnya sejumlah barang.
Selain menyampaikan permohonan maaf, Sri Mulyani juga mengajak masyarakat untuk menjaga demokrasi dengan beradab, bukan dengan anarki, intimidasi, atau perusakan. Ia menekankan bahwa kritik dan masukan dari masyarakat sangat penting sebagai bagian dari proses perbaikan.
“Mari kita jaga dan bangun Indonesia bersama, tidak dengan merusak, membakar, menjarah, memfitnah, pecah belah, kebencian, kesombongan, dan melukai dan mengkhianati perasaan publik,” tutupnya.
Pihak keamanan kini telah meningkatkan penjagaan di sekitar rumah Sri Mulyani, dan insiden ini menjadi sorotan luas di tengah eskalasi ketegangan akibat aksi demonstrasi di berbagai wilayah.
**
Penulis: Ferdi Ferdiansyah
Penyunting: Asep Sonny Sonjaya
















